Ratusan Pekerja di Puncak Bogor Kini Menganggur Setelah Penutupan Objek Wisata dan Cafe

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembongkaran objek wisata Hibisc Fantasy Puncak dan penutupan beberapa cafe serta hotel di kawasan Puncak Bogor menyebabkan ratusan pekerja kehilangan pekerjaan.

Pembongkaran objek wisata Hibisc Fantasy Puncak dan penutupan beberapa cafe serta hotel di kawasan Puncak Bogor menyebabkan ratusan pekerja kehilangan pekerjaan.

 

Deltanusantara.com – Pembongkaran objek wisata Hibisc Fantasy Puncak dan penutupan beberapa cafe serta hotel di kawasan Puncak Bogor menyebabkan ratusan pekerja kehilangan pekerjaan.

Menurut Bowie, Dewan Penasihat Pokdarwis Kabupaten Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dinilai telah membuat kebijakan yang berdampak pada pengangguran massal di wilayah tersebut.

Keluhan warga itu diungkap Dewan Penasihat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Bogor, Teguh Mulyana alias Bowie. Senin (27/10/2025).

Baca Juga:  Camat Tanjungsiang Tekankan Netralitas dan Kepatuhan Aturan Jelang Pilkades 2026

Menurut Bowie, warga yang menjadi pengangguran mencapai ratusan orang.

Sebelumnya, warga Puncak Bogor banyak yang bekerja mengandalkan sektor pariwisata. Mulai dari bekerja di hotel, penginapan vila, tempat wisatan rekreasi hingga cafe.

Dia menjelaskan, kebijakan Kang Dedi Mulyadi (KDM) beberapa waktu lalu yang membongkar tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak cukup berdampak.

“Setelah Hibisc dibongkar, karyawan warga Desa Tugu Selatan dan Tugu Utara sekarang pengangguran,” kata Bowie melansir dari TribunnewsBogor.com.

Baca Juga:  Paparkan 5 Prioritas Pembangunan Jabar 2027: Pendidikan hingga Lingkungan Jadi Fokus Utama Dedi Mulyadi 

“Dedi Mulyadi menjanjikan memberikan pesangon untuk modal usaha, tapi sampai sekarang belum ada,” sambung dia.

Kondisi prihatin yang dialami warga ini kemudian malah ditambah lagi atas kebijakan dari Kementrian Lingkuhan Hidup (KLH).

Sebab setelah Hibisc dibongkar oleh KDM, sejumlah hotel sempat disegel oleh KLH bahkan sejumlah cafe dibongkar.

“Kalau tempat destinasi wisata yang membutuhkan tenaga kerja lokal, warga setempat diganggu kayak kemarin dari KLH, kan banyak yang nganggur,” kata Bowie

Baca Juga:  Musrenbang Kecamatan Kertasemaya Sukses Digelar, Fokus Wujudkan Program Pemerintah Pusat dan Daerah

“Cafe dibongkar, kan cafe-cafe dibongkar, kemarin hampir 16 cafe itu dibongkar,” imbuhnya.

Kata dia, imbas dari pembongkaran Hibisc saja ada 80 pekerja yang diberhentikan, belum lagi karyawan dari belasan cafe, penginapan dan yang lainnya.

“Jadi setelah adanya teguran dari KLH, terus adanya pembongkaran beberapa destinasi wisata termasuk Hibisc, ratusan pemuda warga Puncak banyak yang pengangguran,”pungkasnya.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat
Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung
Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung
Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia
Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 
Camat Cisalak Pimpin Rapat Minggon Triwulanan, Bahas Pilkades Serentak, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan
Pemprov Jabar Ambil Alih Jembatan Gantung Margacinta Pangandaran, Pembangunan Permanen Ditargetkan 2027
Lansia di Cisompet Ditemukan Meninggal, Polisi Amankan Seorang Pria

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:15 WIB

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 9 September 2026 - 15:07 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung

Jumat, 4 September 2026 - 13:02 WIB

Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia

Jumat, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 

Berita Terbaru