DN.com – Sejumlah kelompok remaja di Pagaden, Kabupaten Subang memposting senjata tajam seperti celurit, klewang, dan jenis senjata lainnya di akun Instagram mereka. Senin (9/3/2026).
Postingan tersebut bertujuan untuk provokasi dan ajakan tawuran kepada remaja lain, yang membuat masyarakat resah.
Demi mencegah terjadinya tawuran, Polsek Pagaden segera melakukan patroli medsos dan berhasil mendeteksi kelompok tersebut.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin mengungkapkan, dalam menjaga kamtibmas di bulan Ramadhan, pihaknya terus gelar patroli preventif.
“Kami melakukan upaya preventif terkait adanya postingan remaja yang memposting senjata tajam untuk mengajak tawuran,” ujar Ikin Sodikin pada Sabtu (7/3/2026) malam.
Jajaran Polsek Pagaden pun melacak akun tersebut dan menemukan para remaja melalui pendekatan door to door, kemudian mengamankan 6 buah senjata tajam.
Bersama kepala desa, orang tua, dan tokoh masyarakat, Kapolsek memberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
“Kami juga memberikan pemahaman kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, terutama penggunaan media sosial yang sering menjadi pemicu konflik,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan patroli preventif sesuai dengan jargon Kapolda Jabar SAUYUNAN JAGA LEMBUR dan Kapolres Subang JAGA SUBANG serta RAWATIB (Ramadhan Wajib Tertib) untuk menjaga suasana Ramadhan aman dan kondusif.
Polsek Pagaden berkomitmen meningkatkan intensitas patroli fisik dan medsos, dan upaya ini diapresiasi oleh masyarakat yang berharap kegiatan tersebut terus dilakukan.***
Penulis : Gr






