Pemkot Medan Kembalikan Bantuan UEA: Ketaatan pada Aturan Pusat Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Medan resmi mengembalikan paket bantuan kemanusiaan yang sebelumnya diterima dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk penanganan bencana banjir.

Pemerintah Kota Medan resmi mengembalikan paket bantuan kemanusiaan yang sebelumnya diterima dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk penanganan bencana banjir.

 

Deltanusantara.com – Pemerintah Kota Medan resmi mengembalikan paket bantuan kemanusiaan yang sebelumnya diterima dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk penanganan bencana banjir. Jum’at (19/12/2025).

Langkah ini diambil demi menyesuaikan kebijakan daerah dengan regulasi Pemerintah Pusat terkait penerimaan bantuan asing.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menjelaskan bahwa keputusan itu muncul setelah koordinasi intensif dengan kementerian terkait dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga:  Seorang Wanita Mencoba Bunuh Diri di Jalan Raya Bogor, Namun Berhasil Diselamatkan Polisi

“Kami kembalikan ke Uni Emirat Arab. Pemerintah pusat belum atau tidak menerima bantuan dari pihak asing, jadi kami kembalikan agar bisa dimanfaatkan lagi, meski saat ini Kota Medan tidak menerima,” ujar Rico saat meninjau sebuah supermarket di Medan Barat, pada Kamis (18/12).

Setelah menerima bantuan secara simbolis pada Sabtu (12/12), Pemkot Medan langsung menelusuri regulasi ke BNPB dan Kementerian Pertahanan.

Hasilnya, Pemerintah Pusat menginstruksikan agar semua bantuan bencana di wilayah Sumatera dikelola secara mandiri tanpa melibatkan pihak asing untuk saat ini.

Baca Juga:  Polda Jabar Berhasil Ungkap Kasus Pengrusakan dan Pembakaran, 26 Tersangka Diamankan

“Intinya kami sudah cek regulasi dan koordinasi; bantuan ini memang tidak diterima dulu melalui jalur asing,” tambahnya.

Bantuan yang dikembalikan meliputi 30 ton beras, 300 paket sembako, 300 paket perlengkapan bayi, dan 300 paket perlengkapan ibadah.

Meskipun sangat dibutuhkan, Pemkot Medan menegaskan komitmen pada kebijakan luar negeri dan keamanan logistik sesuai arahan Jakarta, guna menjaga kemandirian penanganan bencana.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan kemampuan Indonesia dalam menangani bencana di Sumatra.

Ia mengungkapkan bahwa banyak pemimpin negara menawarkan bantuan, namun Indonesia tetap memilih jalur mandiri dengan mengandalkan TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas.

Dengan langkah ini, Medan menunjukkan kepatuhan pada prosedur nasional sekaligus menegaskan kesiapan internal dalam menghadapi bencana.***

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Diskominfo Pemkot Medan

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru