Para pemudik Wajib Tau! Dua Titik Rawan Macet di Jalur Pantura Subang, Jelang Nataru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deltanusantara.com – Libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), jumlah pemudik yang melintasi Jalur Pantura Subang diprediksi akan meningkat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Subang fokus untuk mengamankan 2 titik yang setiap yang selalu rawan macet. Sabtu 21 Desember 2024.

Kepala Satlantas Polres Subang AKP Sudirianto menyebutkan di sepanjang Jalur Pantura Subang terdapat dua titik trouble spot, yakni Pasar Sukamandi dan Jembatan Sewo perbatasan Subang-Indramayu.

Di Pasar Sukamandi terdapat pedagang yang berjualan di bahu jalan. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pihak desa untuk membantu menertibkan pedagang jualan di bahu jalan.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Melakukan Kunjungan Ke Pos Terpadu GT Palimanan, Pelaksanaan Ops Lilin Lodaya 2024

Selain itu, Satlantas Polres melakukan kanalisasi di depan Pasar Sukamandi sepanjang 500 meter untuk mengatur penyeberang di sekitar pasar.

“Anggota Satlantas Polres Subang dan Polsek Ciasem akan turun untuk mengatur masyarakat yang beraktivitas di Pasar Sukamandi.

Petugas akan membantu masyarakat saat mereka akan menyebrang jalan,” ucap AKP Sudirianto di Mapolres Subang, pada Jumat (20/12/2024) sore.

Baca Juga:  BPMU SMA/SMK Swasta Dihentikan, Pemprov Jabar Fokus Beasiswa Siswa Miskin

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat menyebrang sembarangan.

Selain itu aktivitas masyarakat tidak menghambat pengguna jalan yang akan melaksanakan libur Nataru,”jelasnya.

Trouble spot kedua di Jembatan Sewo perbatasan Subang-Indramayu, pasalnya ada aktivitas masyarakat yang mengais rezeki dengan sapu lidi.

Aktivitas mereka sangat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi terjadinya kecelakaan.

Sebagaimana diketahui mereka penyapu koin berebutan untuk dapat uang yang dilempar pengguna jalan, bahkan hingga ke tengah jalan,”tuturnya.

Baca Juga:  Bupati Indramayu Lucky Hakim Melepas Ribuan Ular untuk Mengendalikan Hama Tikus di Pesawahan

Meliaht hal itu, pihaknya koordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Subang dan kecamatan.

selain itu kami melakukan komunikasi, dengan memberikan edukasi kepada mereka, agar aktivitas mereka berhenti sementara selama libur Nataru.

“Hal tersebut untuk mencegah kemacetan lalu lintas dan kecelakaan akibat aktivitas penyapu koin.

Kami berharap masyarakat dapat memahami demi kenyamanan dan keselamatan bersama,”jelasnya.***

Simak terus artikel terbaru di Google News

deltanusantara.com

Penulis : Gerry

Sumber Berita : Humas Polres Subang

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru