DN.com LAMONGAN – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lamongan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Kabupaten Lamongan segera menggelar Kejuaraan Pencak Silat Lamongan Megilan 2026.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026 di Gedung SACI Lamongan. Selasa (11/8/2026).
Mengusung tema “Melestarikan Budaya Membangun Prestasi Mengharumkan Lamongan”, ajang ini membawa semangat “Satu Gerak Satu Jiwa Satu Prestasi.”
Kejuaraan Lamongan Megilan 2026 terbuka bagi pesilat usia 5 hingga 30 tahun, mulai dari kategori usia dini hingga mahasiswa/klub.
Para peserta akan bertanding dalam lima kategori, yakni tanding, tunggal, ganda, regu, dan solo kreatif.
Selain memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah, panitia juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan atlet.
Seluruh peserta dijamin dengan perlindungan BPJS selama mengikuti pertandingan.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 1 Agustus dan akan berlangsung hingga 20 September 2026 secara daring melalui laman resmi pendaftaran.
Sementara itu, Technical Meeting wajib bagi peserta akan dilaksanakan pada 20 September 2026.
Ketua IPSI Kabupaten Lamongan, Debby Kurniawan, menegaskan bahwa kejuaraan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter para pesilat.
Menurutnya, semangat “Satu Gerak Satu Jiwa Satu Prestasi” merupakan komitmen IPSI Lamongan untuk melahirkan atlet yang memiliki kemampuan sekaligus kepribadian yang baik.
“Tema ‘Satu Gerak Satu Jiwa Satu Prestasi’ adalah komitmen kami mencetak pesilat yang tidak hanya menang di matras, tetapi juga menang dalam budi pekerti,” ujar Debby.
Ia menambahkan, pemberian jaminan BPJS bagi peserta merupakan bentuk kepedulian penyelenggara terhadap keselamatan atlet.
“Tidak ada prestasi yang lebih mahal dari keselamatan atlet,” tegasnya.
Debby juga mengajak seluruh perguruan pencak silat di Lamongan untuk mengirimkan kader-kader terbaiknya.
Ia berharap Gedung SACI nantinya menjadi saksi lahirnya para juara baru yang mampu membawa nama harum Lamongan di tingkat yang lebih tinggi.
Senada, Ketua KONI Kabupaten Lamongan, Hery Pranoto, menyebut Kejuaraan Pencak Silat Lamongan Megilan 2026 sebagai investasi jangka panjang dalam pembinaan olahraga, khususnya pencak silat.
“Dari kejuaraan seperti inilah bibit-bibit emas pencak silat Lamongan muncul.
Kami mengapresiasi kolaborasi IPSI dan Pemkab yang berani membuat terobosan sistem digital dan jaminan asuransi,” katanya.
Hery juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas dan persatuan sebagai bagian penting dalam pertandingan.
“Pesan saya, junjung tinggi sportivitas. Kalah menang biasa, tetapi etika dan semangat persatuan harus selalu dibawa pulang,” tegasnya.
Kejuaraan Pencak Silat Lamongan Megilan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan pesilat-pesilat muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama Lamongan.
Dengan kolaborasi IPSI, KONI, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan, kejuaraan ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus mengembangkan prestasi olahraga.***
Penulis : Sami'an
Editor : Redaksi