DN.com – Pemerintah Kecamatan Cisalak memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 akan digelar secara sederhana tanpa mengadakan perlombaan di tingkat kecamatan. Selasa (14/7/2026).
Sebagai gantinya, seluruh sekolah di Kecamatan Cisalak direncanakan mengikuti karnaval sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan HUT RI.
Camat Cisalak melalui Plt Sekcam Iwan Suherman menyampaikan, bahwa Karnaval akan digelar usai upacara bendera dengan pusat kegiatan di Alun-alun Cisalak.
Baca Juga:
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Cisalak dan Tanjungsiang Silaturahmi ke Koramil 0505
Praperadilan Jilid II Digelar, Kuasa Hukum Muhammad Harun Gugat Keabsahan Penyitaan Data Elektronik
Wagub Jabar Tegaskan Komitmen Berantas Praktik LGBT, ASN Terbukti Melanggar Terancam Sanksi Tegas
“Untuk tingkat kecamatan tidak ada perlombaan. Kami fokus pada kegiatan karnaval yang melibatkan sekolah-sekolah sebagai bentuk partisipasi memeriahkan HUT RI,” ujar Plt Sekcam Iwan.
Sementara itu, pelaksanaan berbagai perlombaan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa masing-masing sesuai kondisi dan kemampuan wilayah.
Khusus bagi desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), pemerintah kecamatan mengimbau agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Meski demikian, apabila masyarakat ingin mengadakan kegiatan dalam rangka HUT RI, hal tersebut dipersilakan dengan tetap memperhatikan kondusivitas lingkungan.
Baca Juga:
Mensesneg: Belum Ada Usulan Jampidsus Baru ke Presiden, Pengganti Febrie Masih Diproses
619 Personel Gabungan Amankan Dua Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Hari Ini
Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi munculnya penyakit selama musim kemarau, seperti demam berdarah dengue (DBD).
Masyarakat diimbau meningkatkan kebersihan lingkungan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga pola hidup bersih serta sehat.
Saat ini, pelayanan kesehatan di puskesmas juga mengalami peningkatan. Dalam sehari, jumlah pasien yang berobat dapat mencapai sekitar 150 orang sehingga masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan selama musim kemarau berlangsung.***
Penulis : Redaksi






