Kecamatan Cisalak Tiadakan Lomba HUT RI, Perayaan Difokuskan pada Karnaval Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kecamatan Cisalak memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 akan digelar secara sederhana tanpa mengadakan perlombaan di tingkat kecamatan.

Pemerintah Kecamatan Cisalak memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 akan digelar secara sederhana tanpa mengadakan perlombaan di tingkat kecamatan.

 

DN.com – Pemerintah Kecamatan Cisalak memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 akan digelar secara sederhana tanpa mengadakan perlombaan di tingkat kecamatan. Selasa (14/7/2026).

Sebagai gantinya, seluruh sekolah di Kecamatan Cisalak direncanakan mengikuti karnaval sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan HUT RI.

Camat Cisalak melalui Plt  Sekcam Iwan Suherman menyampaikan, bahwa Karnaval akan digelar usai upacara bendera dengan pusat kegiatan di Alun-alun Cisalak.

Baca Juga:  Stadion Si Jalak Harupat Direnovasi 2027, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Siapkan Standar Internasional

“Untuk tingkat kecamatan tidak ada perlombaan. Kami fokus pada kegiatan karnaval yang melibatkan sekolah-sekolah sebagai bentuk partisipasi memeriahkan HUT RI,” ujar Plt Sekcam Iwan.

Sementara itu, pelaksanaan berbagai perlombaan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa masing-masing sesuai kondisi dan kemampuan wilayah.

Khusus bagi desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), pemerintah kecamatan mengimbau agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Sukabumi Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok Kepada Para Pengungsi Korban Bencana Banjir

Meski demikian, apabila masyarakat ingin mengadakan kegiatan dalam rangka HUT RI, hal tersebut dipersilakan dengan tetap memperhatikan kondusivitas lingkungan.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi munculnya penyakit selama musim kemarau, seperti demam berdarah dengue (DBD).

Masyarakat diimbau meningkatkan kebersihan lingkungan melalui pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga pola hidup bersih serta sehat.

Baca Juga:  Proteksi Kesehatan Masyarakat, Pemkab Indramayu Siapkan 87 Miliar Untuk Program UHC

Saat ini, pelayanan kesehatan di puskesmas juga mengalami peningkatan. Dalam sehari, jumlah pasien yang berobat dapat mencapai sekitar 150 orang sehingga masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan selama musim kemarau berlangsung.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru