DN.com – Kabar berkah di bulan Ramadhan khususnya bagi masyarakat yang ekonominya kurang mampu (masyarakat kecil). Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, mengumumkan bahwa bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako telah dialokasikan secara bertahap.
Hingga triwulan pertama tahun 2026, penyaluran bantuan sosial telah melebihi 85 persen, dengan total mencapai lebih dari Rp15 triliun. Minggu (22/2/2026).
Tahun ini, PKH ditujukan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), sedangkan Bantuan Sembako untuk 18.250.000 KPM.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Gus Ipul menyatakan bahwa penyaluran bantuan sosial dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI.
“Masih ada lebih dari 1 juta penerima baru bagi PKH serta sekitar 2 juta penerima baru untuk Sembako dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum mendapatkan bantuan,” kata Gus Ipul.
Kemensos juga telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terkena dampak bencana.
Selain itu, Kemensos juga menyediakan bantuan adaptif untuk penanganan setelah bencana, dengan total anggaran lebih dari Rp2 triliun.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Bantuan yang telah disalurkan antara lain santunan untuk ahli waris sebesar Rp14,8 miliar, bantuan untuk isi hunian siap disalurkan sebesar Rp98,7 miliar, dan bantuan jaminan hidup untuk 19.100 jiwa sebesar Rp25,8 miliar.
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, berdasarkan data nasional BNPB yang menjadi acuan awal.
“Dari total lebih dari Rp2 triliun, saat ini ada Rp600 miliar lebih yang sudah ada di rekening dan siap untuk disalurkan,” tutup Gus Ipul.
Asisten Bisnis: Cara cek Bansos dan Desil melalui situs Kemensos:
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
1. Akses situs (tautan tidak tersedia)
2. Masukkan NIK dari KTP
3. Ketikkan kode verifikasi
4. Tekan ‘Cari Data’
Sistem akan menunjukkan nama, kategori desil, dan status penerima Bansos.***
Penulis : Redaksi






