Deltanusantara.com – Bendungan Cirata terletak di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Bendungan Cirata merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer di Indonesia. Minggu 30 Maret 2025.
Dengan keindahan alam yang memukau, Bendungan Cirata menjadi tujuan wisata yang wajib dikunjungi bagi pecinta alam.
Bendungan Cirata, sebuah destinasi wisata yang menawarkan keindahan dan petualangan yang tak terlupakan.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Di tengah-tengah keindahan alam Jawa Barat, Bendungan Cirata berdiri sebagai salah satu ikon wisata yang paling ikonik.
Dengan luasnya yang mencapai 62 kilometer persegi, Bendungan Cirata menjadi salah satu bendungan terbesar di Indonesia.
Sejarah bendungan Cirata
Bendungan Cirata dibangun tahun 1984-1988, sejak pertama kali beroperasi dibawah naungan PLN.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Waduk ini berfungsi sebagai PLTA serta menjadi pengatur untuk mengalirkan air ke tiga kabupaten disekitarnya yaitu kab Purwakarta kab Cianjur kab Bandung Barat.
Bendungan Cirata memiliki luas 43.000 hektar dengan wilayah perairan 6.200 hektar dan daratan seluas 37.000 hektar.
Bendungan ini juga, dinobatkan sebagai bendungan paling tinggi di Indonesia, kolam air Cirata memiliki kedalaman 125 meter.
Proses pembangunan waduk Cirata ini sedikitnya mengerahkan 5000 tenaga kerja ,hal ini dilakukan dengan cara membendung aliran sungai Citarum yang memang menjadi sumber air beberapa waduk di Jawa Barat.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Bendungan Cirata membuat volume udara yang ditampung dan listrik yang dihasilkan PLTA Cirata dengan pasokan listrik yang luar biasa.
Tak heran jika PLTA Cirata disebut sebagai PLTA terbesar di Asia Tenggara
Karena sebanyak 2165 juta m, volume air di waduk Cirata ini menghasilkan listrik pertahun nya mencapai 1,428 gigawatt.
Kapasitas sebesar ini digunakan untuk menyokong kebutuhan listrik di Jawa, Madura dan Bali
Selain itu, Bendungan Cirata ini menjadi pusat budidaya ikan air tawar terbesar dengan jumlah karamba jaring apung berkapasitas produksi ikan diatas 135.000 ton lebih
Sering bergulirnya waktu waduk Cirata pun berkembang menjadi destinasi wisata dengan sejumlah spot favorit yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Nah bagi anda sahabat Deltanusantara bila ingin menikmati masa libur bersama teman dekat atau keluarga, destinasi waduk Cirata menjadi salah satu lokasi yang wajib dicoba.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Penulis : Gerry






