Banjir Bandang di Cisolok Sukabumi: Kerusakan Lingkungan dan Pendangkalan Sungai Jadi Penyebab?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang yang melanda Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (30/10/2025), diduga kuat disebabkan oleh kerusakan lingkungan di hulu sungai dan jebolnya tanggul penahan air.

Banjir bandang yang melanda Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (30/10/2025), diduga kuat disebabkan oleh kerusakan lingkungan di hulu sungai dan jebolnya tanggul penahan air.

 

Deltanusantara.com – Banjir bandang yang melanda Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (30/10/2025), diduga kuat disebabkan oleh kerusakan lingkungan di hulu sungai dan jebolnya tanggul penahan air.

Menurut Kepala BPBD Sukabumi, Eki Radiana Rizki, air keruh dan material lumpur pekat yang dibawa arus menunjukkan adanya pendangkalan sungai dari hulu yang diperparah oleh batang pohon besar yang terbawa arus.

Baca Juga:  Viral Joget Pamer Keuntungan MBG, Mitra SPPG Bandung Barat Akui Kesalahan Usai Dapur Ditutup

Belum ada konfirmasi apakah banjir bandang ini terkait dengan aktivitas tambang liar (Peti), karena saat ini tim gabungan masih fokus pada pembersihan dan pendataan korban.

“Kalau melihat air sungai yang keruh, ini ada pendangkalan,” kata Eki Radiana. Melansir 24jamnews.com.

Banjir bandang ini menyebabkan kerusakan parah pada pemukiman warga, fasilitas umum, dan infrastruktur di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Bupati Subang Tinjau Puskesmas Sukarahayu, Harapkan Puskesmas Sukarahayu Jadi Percontohan 

BPBD Sukabumi telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pembersihan dan pendataan korban, serta menyediakan bantuan bagi warga yang terdampak ¹.

Penulis : Gr

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru