Polda Jabar Siapkan 26.692 Personel untuk Amankan Idul Fitri 1447 Hijriah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jabar menegaskan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Jabar menegaskan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

DN.com – Polda Jawa Barat mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Rabu (11/3/2026).

Operasi kepolisian terpusat tersebut akan digelar selama 13 hari dengan melibatkan puluhan ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait.

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengatakan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, tetapi juga bagian dari pelayanan negara kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga setelah Idul Fitri.

“Ops Ketupat bukan hanya operasi kepolisian, tetapi operasi pelayanan negara secara terpadu.

Baca Juga:  Kabar Duka, Jurnalis Rudi Agus Mulyana Berpulang, Polda Jabar Sampaikan Belasungkawa

Tujuannya memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Rudi dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Dalam operasi tersebut, Polda Jabar mengerahkan total 26.692 personel, terdiri dari 15.097 personel Polri, serta 11.595 personel TNI dan instansi terkait yang akan disebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

Selain itu, aparat juga menyiapkan 332 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari 227 Pos Pengamanan, 79 Pos Pelayanan, dan 26 Pos Terpadu.

Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, pengamanan kawasan keramaian, serta pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Peran R.S., Pelajar yang Terlibat Kerusuhan dan Pembakaran saat May Day di Bandung

Kapolda Jabar menegaskan bahwa pendekatan operasi tahun ini tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga manajemen risiko dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengamanan tidak hanya pada orang yang bergerak, tetapi juga pada rumah dan harta benda yang ditinggalkan saat mudik. Karena itu patroli di kawasan permukiman juga akan diperkuat,” katanya.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, Jawa Barat diperkirakan menjadi provinsi asal pergerakan pemudik terbesar secara nasional, dengan potensi mobilitas mencapai sekitar 30,97 juta orang.

Baca Juga:  Polda Jabar Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Identity Theft yang Mengaku sebagai Pihak Bea Cukai

Karena itu, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik mobilitas tinggi seperti rest area, terminal, stasiun, bandara, jalur tol, serta jalur arteri utama yang menjadi jalur pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

Kapolda Jabar menegaskan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan operasi bukan hanya terlihat di jalan, tetapi juga terasa ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan dilayani dengan cepat oleh petugas,” ujar Rudi.***

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru