Pemkab Subang Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif: 30 Desa Ikuti Sarasehan EKI

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Subang, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H Asep Nuroni., S.Sos menyampaikan bahwa keterjangkauan layanan keuangan inklusif masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Subang dan Jawa Barat.

Bupati Subang, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H Asep Nuroni., S.Sos menyampaikan bahwa keterjangkauan layanan keuangan inklusif masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Subang dan Jawa Barat.

 

Deltanusantara.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam memperluas akses dan literasi keuangan masyarakat melalui dukungan terhadap Sarasehan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang digelar di Ruang Rapat Bupati II, Kantor Bupati Subang, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 30 desa di Kabupaten Subang serta satu desa dari Kabupaten Majalengka.

Bupati Subang, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H Asep Nuroni., S.Sos menyampaikan bahwa keterjangkauan layanan keuangan inklusif masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Subang dan Jawa Barat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, kami mengucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Jawa Barat.

Program Saba Lembur dan penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat desa memiliki akses keuangan yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Milangkala Kecamatan Cisalak Ke - 57 Siap Digelar, Camat Cisalak: Kita Harapkan Kebersamaan dan Kekompakan  

Asep menegaskan bahwa ekosistem keuangan inklusif menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Akses keuangan yang mudah dan bertanggung jawab akan memperkuat UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta mendorong kemandirian ekonomi lokal.

“Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan melalui kolaborasi dengan OJK, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kami meyakini sinergi ini akan mempercepat terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menjelaskan bahwa kesenjangan ekonomi di desa kerap bersumber dari rendahnya literasi dan akses keuangan, bukan karena ketiadaan potensi.

Baca Juga:  Setahun Berlalu, Mahasiswa Minta Polda Jabar Segera Tuntaskan Kasus Tragedi Pendopo Garut

“Kalau punya literasi keuangan, orang tahu harus ke mana dan bagaimana. Tanpa literasi, kondisinya seperti gelap dan terang,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan EKI penting untuk mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, sekaligus melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal seperti bank emok, judi online, investasi bodong, dan pinjaman online ilegal.

Hingga saat ini, dana masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp138,36 miliar, total kredit tersalurkan sebesar Rp303,42 miliar, dengan 14.300 rekening dan dukungan 72 Agen Laku Pandai.

Penyerahan simbolis pembiayaan modal kerja dari Bank Subang, produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan dari Bank BJB, serta asuransi mikro dari Bank BRI menandai acara tersebut.

Baca Juga:  Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Kegiatan juga dihadiri Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Daftar Desa Peserta EKI

– Kecamatan Dawuan: Batusari, Cisampih, Dawuan Kaler, Dawuan Kidul, Jambelaer, Manyeti, Margasari, Rawalele, Situsari, Sukasari (Lb. Pakuan)

– Kecamatan Ciater: Ciater, Cibeusi, Cibitung, Cisaat, Nagrak, Palasari, Sanca

– Kecamatan Ciasem: Ciasem Tengah, Ciasembaru, Dukuh, Jatibaru

– Kecamatan Tanjungsiang: Buniara, Kawungluwuk, Rancamanggung, Tanjungsiang

– Kecamatan Jalan Cagak: Tambakan, Tambakmekar, Bunihayu, Jalan Cagak

– Kecamatan Pagaden Barat: Munjul

– Kabupaten Majalengka: Gunung Kuning

Sarasehan EKI diharapkan melahirkan solusi konkret yang dapat diterapkan langsung di desa dan kecamatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar bijak memanfaatkan.***

layanan keuangan dan terhindar dari praktik keuangan ilegal.

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Diskominfo

Berita Terkait

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat
Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung
Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung
Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia
Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 
Camat Cisalak Pimpin Rapat Minggon Triwulanan, Bahas Pilkades Serentak, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan
Pemprov Jabar Ambil Alih Jembatan Gantung Margacinta Pangandaran, Pembangunan Permanen Ditargetkan 2027
Lansia di Cisompet Ditemukan Meninggal, Polisi Amankan Seorang Pria

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:15 WIB

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 9 September 2026 - 15:07 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung

Jumat, 4 September 2026 - 13:02 WIB

Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia

Jumat, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 

Berita Terbaru