Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dorong Penataan Kawasan dan Infrastruktur di Jabar

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa kondisi hutan di Jawa Barat sangat memprihatinkan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa kondisi hutan di Jawa Barat sangat memprihatinkan.

 

Deltanusantara.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penataan kawasan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Langkah tersebut mencakup normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), perbaikan infrastruktur jalan, hingga pembenahan gerbang tol. Senin (17/11/2025).

Dalam Rapat Koordinasi Penataan Kawasan DAS serta Penataan Areal Marka Jalan Nasional dan Gerbang Tol di Wilayah Jawa Barat, Dedi Mulyadi menekankan bahwa seluruh upaya penataan harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.

“Ini momentum yang sangat baik dan strategis. Kebijakan pemerintah dalam menormalisasi sungai serta membenahi jaringan jalan  baik tol, nasional, provinsi, maupun kabupaten mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mencontohkan, proyek penataan DAS Karangligar di Kabupaten Karawang segera direalisasikan. “Hari ini akses jalan dari (perumahan) Resinda sudah bisa dilalui.

Mesin akan segera dipasang, pembebasan tanah oleh Pemda Kabupaten sudah selesai. Jadi tinggal mulai,” ungkapnya.

Penataan DAS Karangligar menjadi bagian dari upaya menekan potensi banjir tahunan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, salah satu wilayah rawan genangan di Karawang bagian barat.

Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa dukungan Pemda Provinsi Jawa Barat kepada kabupaten/kota akan diwujudkan dalam bentuk pekerjaan konkret, bukan sekadar bantuan dana.

Terkait penataan gerbang tol, Dedi Mulyadi menilai perlu adanya penguatan karakter dan identitas budaya khas Jawa Barat yang tercermin dalam desainnya.

“Gerbang tol adalah pintu masuk ke wilayah Jawa Barat. Desainnya harus mencerminkan budaya dan identitas daerah. Pengguna tol juga berhak mendapat layanan yang baik,” tuturnya.

Dedi Mulyadi menargetkan, mulai tahun 2027, seluruh gerbang tol di wilayah Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat. “Jadi nanti, mulai 2027, seluruh gerbang tol di Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat,” ujarnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru