Operasi Gabungan TNI-Polri di Sumedang: Selongsong Peluru dan Kratom Disita

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Militer Kodam III/Siliwangi melancarkan operasi besar-besaran untuk memberantas premanisme di Pasar Semi Modern Sumedang. Kamis (30/10).

Polisi Militer Kodam III/Siliwangi melancarkan operasi besar-besaran untuk memberantas premanisme di Pasar Semi Modern Sumedang. Kamis (30/10).

 

Deltanusantara.com – Aparat gabungan dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kepolisian Resor Sumedang, dan Polisi Militer Kodam III/Siliwangi melancarkan operasi besar-besaran untuk memberantas premanisme di Pasar Semi Modern Sumedang. Jumat (30/10/2025).

Operasi ini merupakan langkah nyata negara untuk mengembalikan rasa aman dan ketenangan di tengah aktivitas perekonomian masyarakat.

Dalam operasi tersebut, aparat gabungan berhasil mengamankan beberapa individu yang dicurigai terlibat dalam aksi premanisme. Salah satu terduga pelaku, RF, ditemukan membawa 15 butir selongsong peluru yang telah dimodifikasi menjadi gelang tangan dan empat bungkus bubuk kratom.

Temuan ini memicu pertanyaan serius mengenai asal-usul selongsong peluru dan potensi keterlibatan pelaku dalam jaringan yang lebih luas.

Pihak berwenang akan berkoordinasi dengan detasemen terkait untuk menelusuri riwayat amunisi tersebut.

Sementara itu, bubuk kratom yang disita akan diteliti lebih lanjut oleh instansi terkait sebagai bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan penegasan bahwa aparat keamanan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk ancaman yang mengganggu ketertiban umum.

Aparat keamanan juga menghimbau masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika, zat adiktif, dan kepemilikan barang-barang yang dapat membahayakan keselamatan.

“Operasi gabungan ini merupakan penegasan bahwa aparat keamanan, baik dari institusi Kepolisian maupun TNI, tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk ancaman yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Keberhasilan mengungkap kasus kepemilikan barang berbahaya dan zat adiktif di tengah kegiatan premanisme menunjukkan bahwa pengamanan di pasar tidak hanya berkutat pada pungli, tetapi juga menjangkau masalah kriminalitas tersembunyi.

Hal ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.” ujar Kombes Hendra, Kamis (30/10/).***

 

 

Editor : Gr

Sumber Berita : Moh Asep/ Humas Polda Jabar

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
Milad Ke 5 MA-PK Sunan Gunung Djati Tanjungsiang Bagikan Takjil Bagi Para Santri  
Suasana Haru, Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Tanah Longsor Cisarua yang Telah Teridentifikasi  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:48 WIB

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Senin, 9 Maret 2026 - 21:26 WIB

Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:28 WIB

Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB