Deltanusantara.com – Kabupaten Subang baru saja menggelar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2025 di Hotel Laska Subang. Kamis (9/10/2025).
Sebanyak 15 desa wisata di Kabupaten Subang berpartisipasi dalam ajang ini, dan 8 desa terpilih menerima penghargaan dari dewan juri.
Pemenang ADWI Subang 2025
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
– Juara 1: Desa Wisata Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang
– Juara 2: Desa Wisata Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang
– Juara 3: Desa Wisata Tambak Mekar, Kecamatan Jalancagak
Kategori Penghargaan Khusus
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
– Ekonomi Terngabret: Desa Wisata Bunihayu, Kecamatan Jalancagak
– Sosial Budaya Terngabret: Desa Wisata Dayeuh Kolot, Kecamatan Sagalaherang
– Inovasi Terngabret: Desa Wisata Sidajaya, Kecamatan Cipunagara
– Lingkungan Terngabret: Desa Wisata Sukasari, Kecamatan Dawuan
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
– Desa Wisata Terfavorit/Terngabret: Desa Wisata Sanca, Kecamatan Ciater.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si, dalam laporannya menjelaskan “Dari 27 desa wisata yang mendaftar, diseleksi menjadi 15, lalu tersisa 8 yang mendapat anugerah.
Ke depan hasil ADWI Subang akan kami usulkan ke tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya pada Rabu (8/10).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menekankan pentingnya mengembangkan potensi wisata di Subang melalui desa wisata sebagai kekuatan ekonomi rakyat.
Ia juga menegaskan bahwa wisata bukan milik investor, tapi milik masyarakat Subang sepenuhnya.
“Wisata di Subang harus menjadi motor ekonomi rakyat. Wisata bukan milik investor, tapi milik masyarakat Subang sepenuhnya,” tegasnya disambut tepuk tangan para peserta.
Kang Rey juga mengungkapkan komitmen Pemkab Subang untuk terus berinovasi memperkenalkan potensi wisata daerah, salah satunya melalui Subangfest yang digelar rutin setiap akhir bulan.
“Satu hari Subangfest saja bisa menggerakkan ekonomi ratusan juta rupiah.
Ini cara kami menarik orang datang ke Subang dan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Penulis : Gr






