Anggota DPRD Kota Bandung Diduga Kelola Proyek Makanan Bergizi Gratis (MBG)

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bandung Diduga Kelola Proyek Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Anggota DPRD Kota Bandung Diduga Kelola Proyek Makanan Bergizi Gratis (MBG)

 

Deltanusantara.com – Dugaan adanya keterlibatan seorang anggota DPRD kota Bandung inisial KS dalam proyek penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung, menuai pertanyaan publik.

Program yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) ini sejatinya ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. Selasa (2/9/2025).

Namun, aroma konflik kepentingan mulai mencuat ketika ada legislator lokal yang seharusnya mengawasi program tersebut justru dikabarkan ikut terlibat sebagai pelaksana proyek.

Menurut keterangan dari salah satu narasumber yang enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan bahwa KS memang seorang anggota DPRD Kota Bandung.

Ia pun menyampaikan bahwa, dalam kepengurusannya KS sebagai pemilik yayasan yang mengelola MBG diwilayah Kecamatan Cibeunying Kidul seperti tertera dalam surat yang ditunjukkan narasumber pada awak media.

“Dalam surat Kepengurusan MBG tersebut ditandatangani Ketua Yayasan bernama KS, sebagai anggota dewan di Kota Bandung,” jelasnya sambil memperlihatkan sepucuk surat pada awak media dikantornya.

Saat Awak media mencoba mengambil gambar surat tersebut, namun Nara sumber tidak mengijinkan (merasa keberatan). Jumat, (28/8/2024).

Selanjutnya dalam investigasi awak media mendapatkan nama inisial A orang lapangan yang menurut informasi sebagai pelaksana dari yayasan untuk program tersebut.

A mengakui bahwa nama KS adalah benar anggota DPRD kota Bandung, lalu A meminta awak media agar menghubungi orang lain inisial U, guna mendapatkan tanggapan.

“Iya pak, memang benar informasi itu tapi untuk mendapatkan tanggapan bisa hubungi bapak U saja, biar nanti dia yang menjawabnya,” kata A melalui telepon selulernya.

Setelah menerima nomor kontak bapak U dari Sumber A, awak media mencoba melakukan wawancara melalui aplikasi pesan WhataApp, dan mendapatkan nama Ravi yang diakui sebagai pengelolanya.

“Betul pak pengelolaan dilakukan dan dikendalikan oleh bapak ravi, dan yayasan tersebut hanya bersifat penanggung jawab saja.

Dan telah diajukan harus atas nama yayasan dan yayasan tersebut sudah melalui verifikasi dan persetujuan dari pihak terkait,” terang U melalui pesan WhatsApp, pada Senin (1/9/2025).

“Saya belum tau di akta notaris siapa pemilik nya, setau kami, program tersebut harus berjalan dan siapapun boleh membangun dengan ketentuan yang berlaku.

Ketika yayasan itu diajukan lolos verifikasi dan itu bukan hal yang mudah, untuk mendapatkan ACC dari pihak BGN,” jelasnya.

Program MBG sendiri berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 yang membentuk Badan Gizi Nasional sebagai pelaksana utama dalam pemenuhan gizi nasional.

Selain itu, program ini juga mengacu pada UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

Namun, kejelasan dasar hukum tidak serta-merta membenarkan keterlibatan legislatif dalam ranah pelaksanaan teknis di lapangan. ‎

Dalam hal ini bukan tidak boleh, tapi DPRD sebagai pengawas dalam pelaksanaan MBG tersebut. Mereka harus paham batasan antara fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Sekedar mengingatkan bahwa jika anggota DPRD justru menjadi bagian dari pelaksana proyek, maka akan timbul risiko dugaan penyalahgunaan kekuasaan.

Hal ini beralasan mengingat akan berdampak pada lemahnya akuntabilitas, dan tertutupnya akses publik terhadap informasi pelaksanaan program yang harus sesuai dengan regulasi yang ada.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari yang bersangkutan yaitu KS sebagai anggota DPRD Kota Bandung.***

 

Penulis : A Rahmat

Editor : Gr

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru