Fokus Penanggulangan Penyakit Masyarakat, Polda Jabar Gelar Pelatihan Pra Ops Pekat II Lodaya 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus Penanggulangan Penyakit Masyarakat, Polda Jabar Gelar Pelatihan Pra Ops Pekat II Lodaya 2025

Fokus Penanggulangan Penyakit Masyarakat, Polda Jabar Gelar Pelatihan Pra Ops Pekat II Lodaya 2025

 

Deltanusantara.com – Polda Jawa Barat secara resmi menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pekat II Lodaya 2025, yang dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025 bertempat di Aula Djayalaksana Mapolda Jabar. Kamis (1/5/2025).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kabag Bin Ops Biro Ops Polda Jabar, AKBP Asep Pujiono, S.I.K., M.H., M.M., dan diikuti oleh peserta dari Satker Mapolda Jabar maupun Satwil jajaran melalui media video conference. Pada Rabu (30/4/2025).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Latpraops Pekat II Lodaya merupakan bagian penting dari tahapan manajemen operasi kepolisian dalam menghadapi dan menanggulangi penyakit masyarakat seperti perjudian, miras, prostitusi terselubung, geng motor, balap liar, serta kejahatan konvensional lainnya.

Baca Juga:  Tinjau Pembangunan KDMP Desa Haurkuning, Bupati Sumedang Berharap Aktivitas Usaha Bisa Optimal

“Operasi ini juga menargetkan berbagai bentuk kejahatan sosial yang kini berkembang melalui saluran digital, seperti penyebaran hoaks, eksploitasi anak, perdagangan orang, hingga penyalahgunaan narkotika.” ungkapnya.

Sementara AKBP Asep Pujiono menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah bentuk kesiapan sumber daya manusia Polri yang harus terintegrasi, akuntabel, transparan dan profesional.

“Dengan latihan ini, kita berharap mampu meningkatkan kesigapan personel dalam mendeteksi dini serta melakukan respon cepat terhadap gangguan Kamtibmas yang terus berkembang,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dinamika sosial saat ini membutuhkan pendekatan humanis dari setiap jajaran kepolisian, karena kepercayaan publik terhadap institusi sangat ditentukan oleh profesionalisme dan integritas di lapangan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Polisi Telusuri Aman Yani, Dana Pensiun BJB Diduga Dicairkan Pihak Lain

Oleh karena itu, personel yang terlibat dalam operasi diminta mengedepankan etika dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Peningkatan kemampuan teknis dan taktis harus terus diasah. Tidak hanya untuk menindak, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan yang tegas namun tetap humanis,” ujar Asep dalam arahannya kepada peserta Latpraops.

Selain itu, beliau menekankan bahwa operasi yang akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan, mulai 1 sampai 10 Mei 2025, harus dijalankan sesuai SOP dan peraturan hukum yang berlaku, agar mampu memberikan perlindungan dan pelayanan optimal kepada masyarakat Jawa Barat.

Baca Juga:  Hadiah untuk Guru: Antara Rasa Terima Kasih dan Risiko Gratifikasi

Kegiatan pembukaan ini juga melibatkan berbagai pemaparan dari fungsi teknis, mulai dari pengawasan oleh Irwasda, pengarahan dari Karoops, hingga pemaparan strategi patroli dan penanganan target oleh Satfung terkait seperti Ditreskrimum, Ditsamapta, Ditintelkam, serta koordinasi dari Bid Humas.

Dengan semangat kolaboratif dan profesionalisme yang tinggi, diharapkan Latpraops ini menjadi langkah awal yang efektif dalam mewujudkan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang sukses, aman, dan berdaya guna bagi stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar.***

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

 

Editor : Gerry

Sumber Berita : Moh Asep

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru