Kebijakan Efisiensi Anggaran Provinsi Jabar, Besaran Dana Hibah Bagi Ponpes dan Yayasan Keagamaan Dihapus 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan Efisiensi Anggaran Provinsi Jabar, Besaran Dana Hibah Bagi Ponpes dan Yayasan Keagamaan Dihapus 

Kebijakan Efisiensi Anggaran Provinsi Jabar, Besaran Dana Hibah Bagi Ponpes dan Yayasan Keagamaan Dihapus 

 

Deltanusantara.com – Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melakukan efisiensi anggaran di tahun 2025, anggaran yang bersumber dari APBD ini mengalami perubahan yang signifikan bahkan ekstrim.

Dengan efisiensi itu, bantuan hibah untuk pondok pesantren dihapus. Penghapusan bantuan hibah untuk pondok pesantren tersebut sangat mengejutkan. Senin (28/4/2025).

Karena di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang telah disahkan dan ditetapan bersama-sama oleh Pj Gubernur Bey Machmudin bersama DPRD Jawa Barat pada 8 Nopember 2024 dan sudah ditetapkan bantuan untuk pondok pesantren dengan total anggaran sebesar Rp 153.580.470.381.

Efisiensi anggaran tersebut merujuk Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, anggaran bantuan hibah untuk pondok pesantren tersebut dihapus.

Baca Juga:  HMI Subang Desak Pemkab dan DPRD Bertindak: Tuntut Program Skala Prioritas yang Jelas dan Terarah

Hal tersebut diperkuat dengan lampiran dari Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 30 Tahun 2024 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Bantuan hibah untuk pondok pesantren, madrasah, yayasan keagamaan dan masjid yang semula Rp 153.580.470.381, sekarang hanya Rp 9.250.000.000 saja.

Sebelumnya tercatat penerima bantuan hibah untuk kalangan pondok pesantren di Jawa Barat serta keagamaan lain yang telah ditetapkan sebelumnya di APBD 2025 tercatat 371 penerima,

Baca Juga:  Pemkab Bandung Dinilai Layak Jadi Percontohan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Untuk sekarang hanya diberikan bantuan hibah kepada dua lembaga saja, diantaranya. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jabar dukungan MTQ/STQ/MQK senilai Rp 9.000.000.000.

Untuk Yayasan Mathlaul Anwar Kp. Ciaruteun Udik RT. 002/002, Cibungbulang Kabupaaten Bogor untuk perbaikan ruang kelas sekolah keagamaan/pesantren senilai Rp 250.000.000

Atas kebijakan tersebut sontak berbagai kalangan pun terkejut dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat tersebut yang menghapus bantuan untuk kalangan pondok pesantren.

“Kami juga tidak tahu kenapa bantuan hibah tersebut dihapus, termasuk alasannya apa tidak disampaikan langsung Dedi Mulyadi (Gubernur). Bisanya meneraka menerka saja,” kata anggota DPRD Jabar dari Komisi V dari Fraksi PKB Maulana Yusuf Erwinsyah kepada “PR” Rabu 23 April 2025 di Bandung.

Baca Juga:  KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

Dikatakan Maulana Yusuf, sebagai anggota DPRD yang merupakan mitra dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sangat menyayangkan kebijakan anggaran utuk pondok pesantren tersebut dihapus.

“Kami belum mendapatkan alasan jelas di balik dicoretnya sebagian besar bantuan hibah yang diperuntukkan bagi pondok pesantren, yayasan keagamaan, dan masjid tersebut,” ujar Maulana Yusuf.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Editor : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru