Deltanusantara.com – Timnas Indonesia akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 5 Juni mendatang.
Skuad Garuda membutuhkan tiga poin untuk mengamankan satu tiket ke putaran keempat babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara China, butuh tiga poin juga untuk mengamankan tempat mereka di babak kualifikasi Piala Dunia ini.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Manajer Timnas Indonesia Sumardji mewanti-wanti Timnas Indonesia tidak nekat terapkan skema total football lawan China.
Target poin penuh Timnas Indonesia di kandang saat menjamu China di laga kesembilan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Rabu 2 April 2025.
Sumardji menyadari penuh apa yang harus dilakukan skuad Garuda, target empat poin di dua laga terakhir.
Tiga poin dari China dan satu poin saat melawan Jepang akan menjadi modal Timnas Indonesia tampil di putaran keempat.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Sumardji mengatakan Timnas Indonesia tak boleh memandang remeh China sebagai lawan selanjutnya.
Lalu, Patrick Kluivert diminta untuk membuat strategi yang tepat, jangan asal menggunakan skema total football.
Timnas Indonesia harus bisa belajar dari kekalahan telak saat melawan Australia, meski bisa bangkit melawan Bahrain.
Skuad Garuda harus memiliki gaya bermain paten yang bisa diandalkan, baik itu menggunakan sepak bola pragmatis,”katanya.
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Atau apapun itu, yang paling terpenting bagi Timnas Indonesia saat ini hanyalah menang, bukan permainan cantik.
Sumardji menegaskan bahwa hanya kemenangan yang bisa membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, tidak dengan bermain cantik.
Hal itu harus menjadi fokus Patrick Kluivert dalam membenahi sistem permainan tim asuhannya saat ini,”tutupnya.***
Yuk baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews
Penulis : Gerry






