Warganet Ramai Kecam Penurunan Kualitas Timnas Indonesia di Era Kluivert

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warganet ramai-ramai menyoroti hasil negatif yang diraih Timnas Indonesia saat melawan Arab Saudi di laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Warganet ramai-ramai menyoroti hasil negatif yang diraih Timnas Indonesia saat melawan Arab Saudi di laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

 

Deltanusantara.com – Usai kekalahan melawan Arab Saudi. Warganet ramai-ramai menyoroti hasil negatif yang diraih Timnas Indonesia saat melawan Arab Saudi di laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Bertanding di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Kamis (9/10/2025), Pasukan Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3.

Sejumlah warganet menilai kualitas Indonesia menurun sejak Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Shin Tae-yong (STY).

Tak sedikit pula yang pesimis Indonesia bisa melaju ke putaran kelima atau lolos ke Piala Dunia dengan skuad dan tim pelatih saat ini. Sabtu (11/10/2025).

“Kayaknya belum bisa piala dunia deh,” tulis warganet melalui akun @abi****, saat mengomentari unggahan akun Instagram resmi Timnas Indonesia.

“Kualitas Timnas buruk malam tadi,” kata akun @Len**** di X.

“Yah, inilah kualitas tim kepelatihan timnas kita. Dikasih pemain2 bagus gabisa memunculkan potensi dan strategi yg sesuai dg kemampuan pemain serta tidak menyesuaikan dg lawan yg dihadapi.

Baca Juga:  Mantan Fisioterapis Timnas Indonesia, Choi Ju-young, Bersedia Bergabung Kembali

Hanya berdasar total football Belanda. Yo kalah,” cuit warganet lain lewat akun X @kin*****.

Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai, Timnas Indonesia tidak mengalami penurunan kualitas sejak Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih.

Menurutnya, kekalahan dari Arab Saudi bukan disebabkan oleh performa atau kemampuan teknis, melainkan oleh tingginya intensitas pertandingan.

Akmal menjelaskan, intensitas yang dihadapi Timnas Indonesia kali ini berbeda dibanding laga melawan Arab Saudi pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pada 2024, Indonesia sempat menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah dan menang 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Namun, pertandingan malam tadi merupakan laga hidup-mati di putaran keempat yang menggunakan sistem gugur (knockout).

“Ketika era Shin Tae-yong itu kan masih babak ketiga dengan sistem home away. Nah, sekarang intensitasnya lebih tinggi di mana babak keempat dengan sistem knockout. Artinya, dengan bentuk kncokout kalau kita kalah, kita akan sulit lolos,” ujar Akmal.

Baca Juga:  Final Delta Nusantara CUP 2026 Memanas, Putri Tanjungsiang dan Sayland Gardusayang Rebut Gelar Juara

Tapi, secara penampilan permainan sebenarnya tidak menurun. Cuma kan levelnya yang lebih tinggi saat ini, gitu kan.

Beda dengan sebelum-sebelumnya, babak 1, babak 2, babak 3, babak 4 ini kan sudah sangat menentukan langkah menuju dunia,” ungkapnya.

Akmal menyampaikan, Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan saat menghadapi Arab Saudi.

Hal tersebut ditunjukkan dengan penguasaan bola 45 persen berbanding 55 persen.

Skuad Garuda juga mampu melepaskan sepuluh tembakan yang lima di antaranya on target, sedangkan Arab Saudi mampu memiliki 16 dengan sepuluh on target.

Meski begitu, tiga gol yang bersarang di gawang Indonesia merupakan imbas dari kesalahan pemain sendiri.

Gol pertama terjadi ketika Marc Klok dan Joey Pelupessy dinilai tidak sigap menutup pemain Arab Saudi di sekitar kotak penalti.

Kesalahan tersebut membuat Saleh Abu Al Shamat mampu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menjebol gawang Maarten Paes.

Baca Juga:  Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo Berjalan Sesuai Jadwal

Selain itu, Yakob Sayuri yang ditempatkan di bek kanan juga melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Kesalahan tersebut membuat wasit menunjuk titik putih. Feras Al Brikan yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa timnya unggul 1-2 atas Indonesia.

Akmal juga menilai Yakob Sayuri terlambat menutup ruang Feras Al Brikan yang berdiri di depan kotak penalti pada menit ke-62.

Feras akhirnya mampu memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Maarten Paes dan membawa Arab Saudi memperlebar keunggulan menjadi 1-3.

“Ketiga gol itu karena error karena permainan Arab Saudi, bukan dari open play yang menakjubkanlah sebagai sebuah tim yang lolos ke Piala Dunia sudah enam kali,” ujar Akmal.

“Jadi, menurut saya, kita harus move on dari eranya Shin Tae-yong juga karena tidak bisa dibandingkan,” tandasnya.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Blunder Ao Tanaka Jadi Petaka, Jepang Tersingkir Dramatis Usai Dikalahkan Brasil
Sejarah Tercipta! Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Cup 2026 usai Libas Korea Selatan
Final Delta Nusantara CUP 2026 Memanas, Putri Tanjungsiang dan Sayland Gardusayang Rebut Gelar Juara
“Hari Kedua Delta Nusantara Cup Berlangsung Sengit, Semangat Sportivitas Tetap Terjaga”
Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar: SSB Bintang Pratama Resmi Dibuka di Kalihurip
Euforia Persib Juara, Dedi Mulyadi Turun ke Jalan hingga Umumkan Bonus Rp1 Miliar
PSSI Terima Dana Rp16,69 Triliun dari FIFA dan Saudi Fund untuk Bangun Stadion Berstandar Dunia
Tanpa Kualifikasi, Timnas U-17 Indonesia Dipastikan Tampil di Piala Asia 2026, Begini Alasannya!

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:46 WIB

Blunder Ao Tanaka Jadi Petaka, Jepang Tersingkir Dramatis Usai Dikalahkan Brasil

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:51 WIB

Sejarah Tercipta! Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Cup 2026 usai Libas Korea Selatan

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:42 WIB

Final Delta Nusantara CUP 2026 Memanas, Putri Tanjungsiang dan Sayland Gardusayang Rebut Gelar Juara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:50 WIB

“Hari Kedua Delta Nusantara Cup Berlangsung Sengit, Semangat Sportivitas Tetap Terjaga”

Senin, 15 Juni 2026 - 23:02 WIB

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar: SSB Bintang Pratama Resmi Dibuka di Kalihurip

Berita Terbaru