Warga Geram Jalan Kabupaten Penghubung Antar Desa Cangko – Desa Rancajawat Mirip Kubangan Kerbau

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Geram Jalan Kabupaten Penghubung Antar Desa Cangko - Desa Rancajawat Mirip Kubangan Kerbau

Warga Geram Jalan Kabupaten Penghubung Antar Desa Cangko - Desa Rancajawat Mirip Kubangan Kerbau

 

Deltanusantara.com – Jalan Kabupaten penghubung antar desa yaitu antara Desa Cangko sampai Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana Rusak Parah.

Penyebab rusaknya jalan kabupaten ini, dampak dari adanya pengerjaan proyek Pertamina dan BBWS. Rabu 26 Februari 2025.

Terlebih disaat musim hujan seperti saat ini, banyak sekali para pengguna jalan yang kendaraannya terperosok ke jalan yang berlubang, dikarenakan jalan tergenang air, hingga jalan berlubang pun tidak kelihatan.

Hampir setiap harinya terjadi kecelakaan terjadi dijalan tersebut. Rabu /26/02/2025.

Salah satu Pengendara R2 yang terperosok ke jalan berlubang hingga terjatuh.

Warga masyarakat pun yang ada di dua desa merasa geram atas kondisi jalan yang rusak parah dan rawan kecelakaan.

Jalan Kabupaten yang mengalami keruksakan berada wilayah pintu air Rancajawat sampai pintu air Sukaperna sepanjang kurang lebih 6 KM.

Pemerintah Desa Cangko sudah berupaya menuntut hak warga ,untuk mendapatkan fasilitas jalan yang layak, agar mengurangi musibah kecelakaan.

Namun hingga saat ini jalan rusaknya semakin semakin parah, padahal pihak pelaksana proyek Pertamina dan BBWS sudah berjanji akan memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

Kepala Desa Cangko Casnadi S.E berharap pihak kontraktor proyek Pertamina dan BBWS, segera melakukan perbaikan.

Kami berharap agar pihak kontraktor dan BBWS, pintu hatinya terbuka, dengarlah dan lihat keadaan jalan rusak hingga aktivitas masyarakat kami terganggu,” katanya.

Casnadi pun mengungkapkan, bahwa dengan kondisi jalan rusak tersebut, malah yang di salahkan pemeritah desa terus.

Jalan rusak ini, ranahnya pihak kabupaten, bukan hak desa yang membangun, itu tanggung jawab Dinas PUPR Kabupaten Indramayu,”tuturnya.

Dirinya meminta agar dinas terkait jangan hanya berpangku tangan, dengan kondisi jalan yang rusak parah hingga rawan akan kecelakaan.

Seharusnya pihak perusahaan, BBWS dan Pemerintah cepat tanggap jangan sampai, sudah viral atau terjadi hal yang tidak diinginkan baru berbuat,”tandasnya.***

 

Yuk! Baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru