Deltanusantara.com – Adanya proyek modernisasi irigasi BBWSCC yang dikerjakan oleh beberapa kontraktor kerap meninggalkan polemik di masyarakat, seperti jalan dan jembatan rusak, serta saluran irigasi yang tidak berfungsi normal dan menimbulkan banjir.
Salah satunya yang berada di Desa Tukdana Indramayu akibat pengerjaan proyek yang terputus putus sehingga menimbulkan banjir yang masuk ke pemukiman warga.
Dengan berbagai permasalah yang ada di masyarakat Kepala Desa Tukdana mengundang salah satu anggota DPRD untuk berdiskusi agar polemik dimasyarakat segera ada jalan keluar hingga warga kembali merasa nyaman.
Kepala Desa Tukdana Hj. Neni Hastuti menggelar pertemuan dengan anggota DPRD Kabupaten Indramayu Kiki Arindi., ST dari PKB.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Agenda pertemuan membahas persoalan yang menjadi sorotan di di Desa Tukdana. Permasalahan ini, tak jauh beda dengan yang dialami Desa lainya di Kecamatan Tukdana yaitu keluhan masyarakat dampak keruksakan dari proyek pembangunan BBWS Cimanuk Cisanggarung.
Pemerintah dan kalangan masyarakat menyoroti atas pelaksana proyek yang dilaksanakan oleh PT. JAKON BNL JO yang dinilai banyak merugikan masyarakat.
Kepala Desa Tukdana Hj.Neni Astuti menyampaikan bahwa ada beberapa keluhan warga dampak yang dikerjakan oleh proyek PT. JAKON BNL JO
Pengerjaan saluran terseir yang mangkrak pengerjaanya dari segi pembangunan yang asal-asalan, tembok saluran irigasi tersier harusnya bersambung ini malah putus-putus,” ungkapnya.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Sehingga, lanjutnya, air meluap dan mengakibatkan banjir hingga menggenangi pemukiman rumah warga.
Ia juga menyampaikan bahwa perbaikan jalan desa yang belum juga di perbaiki sebagaimana janji dari pihak kontraktor,
Saya berharap agar pihak PT. JAKON BNL JO segera melakukan perbaikan atas apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Kami ingin nyaman seperti dulu, dari yang tadinya jalan bagus pengen kembali bagus seperti semula,” harapnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Kiki Arindi ST, menegaskan dirinya akan mengawal apa yang telah disampaikan oleh Kepala desa atas keluhan yang ada di masyarakat.
Desa Tukdana sendri merupakan Desa yang ke 6 yang telah di kunjunginya dengan permasalah yang sama juga.
“Saya akan terus melakukan pengawalan atas janji dari pihak kontraktor, bilamana dalam waktu yang telah di janjikan tidak ditepati atau direalisasikan maka kami berserta para kepala desa akan melakukan audensi dengan kontraktor PT. JAKON BNL JO dibawah naunganB BWSCC,”tandasnya.***
Yuk! Baca artikel Deltannusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






