PKL Bandung Dukung Penertiban, APPKL Minta Pemerintah Siapkan Solusi dan Lapangan Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah trotoar menjadi sasaran penertiban untuk mengembalikan fungsi fasilitas tersebut sebagai ruang bagi pejalan kaki.

Sejumlah trotoar menjadi sasaran penertiban untuk mengembalikan fungsi fasilitas tersebut sebagai ruang bagi pejalan kaki.

 

DN.com – Pemerintah Kota Bandung tengah gencar melakukan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan fasilitas umum dan bangunan liar.

Sejumlah trotoar menjadi sasaran penertiban untuk mengembalikan fungsi fasilitas tersebut sebagai ruang bagi pejalan kaki.

Kebijakan tersebut mendapat respons dari kalangan PKL. Ketua Umum Asosiasi Pekerja dan Pedagang Kaki Lima (APPKL) Kota Bandung, Iwan Suherman, menyatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah menata dan menertibkan PKL yang melanggar aturan.

Namun, ia meminta penertiban dibarengi solusi konkret agar para pedagang yang terdampak tidak kehilangan mata pencaharian.

“Kami mendukung program pemerintah, terutama penertiban pedagang kaki lima yang menggunakan fasilitas dan bangunan liar.

Baca Juga:  664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis

Memang harus ditertibkan. Cuma, saya juga memohon kepada pemerintah agar memikirkan solusinya untuk mereka,” kata Iwan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Iwan, pemberian uang kompensasi saja bukan solusi terbaik bagi PKL yang kehilangan tempat usaha.

Pemerintah, kata dia, perlu membuka akses lapangan pekerjaan atau menyediakan lokasi usaha yang memungkinkan para pedagang kembali berjualan.

“Kalau menurut saya, solusi dengan duit itu bukan jalan keluar yang terbaik. Jalan keluar yang terbaik adalah bagaimana bisa membuka, pertama lapangan kerja, dan yang kedua, kalau ingin dagang, ya dagang lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Menjelang H-2 Idul Fitri 2105, Arus Mudik di Jalur Pantura Indramayu, Ribuan Kendaraan Roda Dua Dominasi Jalan Raya

Iwan menilai pemerintah daerah perlu memfasilitasi PKL yang terdampak pembongkaran secara komprehensif.

Hal itu penting untuk mencegah para pedagang kehilangan sumber penghasilan dan akhirnya menambah angka pengangguran di daerah.

“Pemerintah juga jangan segan-segan dan jangan pelit untuk membantu masyarakatnya yang kebetulan berprofesi PKL.

Bantu secara komprehensif agar mereka ini tidak jadi pengangguran,” tegasnya.

Ia menambahkan, persoalan retribusi maupun legalitas berjualan merupakan persoalan teknis yang dapat dibahas kemudian.

Menurutnya, yang lebih penting adalah adanya kemauan pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memfasilitasi masyarakat terdampak.

“Kalau soal bayar retribusi itu masalah teknis. Yang paling penting secara prinsip, pemerintah mau ada political will untuk bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya dengan memfasilitasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Berikut Ini, Kriteria Penghapusan Kredit Macet Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Iwan berharap penertiban PKL di Kota Bandung tidak berhenti pada pembongkaran lapak.

Pemerintah diminta memastikan adanya solusi berkelanjutan sehingga para pedagang tetap memiliki kesempatan untuk mencari nafkah.

“Harus ada solusi yang konkret. Di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik, kita juga harus meminimalisir tingkat pengangguran.

Sekarang banyak yang tidak kerja dan banyak yang di-PHK. Yang dagang banyak yang bangkrut, pasar-pasar sepi, mal juga sepi,” pungkasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jembatan Bambu Diganti Permanen, Kapolda Jabar Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Cicalengka
IMI Resmi Dideklarasikan di Padalarang, Fokus Bangun Insan Menuju Indonesia Emas 2045
Polda Jabar Gandeng ITB Bangun Kampus Aman dan Bebas Kekerasan
Polda Jabar dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Pers Profesional di Era Digital
Kunker ke Kuningan, Kapolda Jabar Tekankan Peran Keluarga Cegah Kejahatan Jalanan
PKL Kiaracondong Ditertibkan, Dedi Mulyadi Pastikan Pedagang Terdampak Dapat Bantuan
Sambut HUT ke-81 RI, Alumni SIP 55 Polda Jabar Bagikan 1.500 Bendera dan 200 Paket Sayur
Perkuat Kemitraan, Kabid Humas Polda Jabar Sambangi PWI Jabar Bahas Hoaks hingga UKW

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Jembatan Bambu Diganti Permanen, Kapolda Jabar Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Cicalengka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

IMI Resmi Dideklarasikan di Padalarang, Fokus Bangun Insan Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:18 WIB

PKL Bandung Dukung Penertiban, APPKL Minta Pemerintah Siapkan Solusi dan Lapangan Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Polda Jabar Gandeng ITB Bangun Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Polda Jabar dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Pers Profesional di Era Digital

Berita Terbaru