DN.com – Pemandangan kabel telekomunikasi yang semrawut dan tidak beraturan di wilayah Sumedang akan segera berakhir. Dikutif Kamis (23/4/2026).
Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya untuk merapikan jaringan kabel udara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan vendor telekomunikasi di Gedung Negara, pada Rabu (22/4/).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersama Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat, Yudiana Arifin.
Bupati Dony menyambut positif langkah ini, namun sekaligus memberikan instruksi tegas agar pelaksanaannya di lapangan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
“Telekomunikasi adalah kebutuhan vital masyarakat, namun kabel yang tidak tertata merupakan persoalan serius.
Saya instruksikan untuk segera menurunkan dan merapikan kabel-kabel tersebut,” tegasnya.
Penataan ini tidak hanya menyasar aspek estetika, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.
Bupati Dony juga meminta adanya lini masa (timeline) pengerjaan yang jelas agar program ini berjalan terarah dan memiliki target yang terukur.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Kita harus memiliki target besar menjadikan Sumedang bebas dari kabel yang tidak tertata.
Sumedang harus menjadi role model nasional dalam penataan infrastruktur telekomunikasi yang rapi dan terintegrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Yudiana Arifin menjelaskan bahwa program ini akan mencakup pelabelan kabel serta penataan ulang di sejumlah titik strategis.
Salah satu rencana utamanya adalah relokasi jaringan di kawasan Alun-alun Sumedang dengan sistem tanam di dalam tanah (underground cabling).
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
“Kami akan memulai dari titik-titik krusial, termasuk penataan kabel di area alun-alun agar lebih tertib. Ke depan, konsep kabel tanam akan menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.
Usai seremoni penandatanganan MoU, rombongan langsung melakukan peninjauan lapangan di Jalan Kartini.
Lokasi tersebut menjadi salah satu prioritas penataan guna menghadirkan wajah baru Kota Sumedang yang lebih rapi, nyaman, dan aman bagi masyarakat.***
Penulis : Redaksi






