DN.com – Pemandangan kabel telekomunikasi yang semrawut dan tidak beraturan di wilayah Sumedang akan segera berakhir. Dikutif Kamis (23/4/2026).
Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya untuk merapikan jaringan kabel udara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan vendor telekomunikasi di Gedung Negara, pada Rabu (22/4/).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersama Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat, Yudiana Arifin.
Bupati Dony menyambut positif langkah ini, namun sekaligus memberikan instruksi tegas agar pelaksanaannya di lapangan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
“Telekomunikasi adalah kebutuhan vital masyarakat, namun kabel yang tidak tertata merupakan persoalan serius.
Saya instruksikan untuk segera menurunkan dan merapikan kabel-kabel tersebut,” tegasnya.
Penataan ini tidak hanya menyasar aspek estetika, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.
Bupati Dony juga meminta adanya lini masa (timeline) pengerjaan yang jelas agar program ini berjalan terarah dan memiliki target yang terukur.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
“Kita harus memiliki target besar menjadikan Sumedang bebas dari kabel yang tidak tertata.
Sumedang harus menjadi role model nasional dalam penataan infrastruktur telekomunikasi yang rapi dan terintegrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Yudiana Arifin menjelaskan bahwa program ini akan mencakup pelabelan kabel serta penataan ulang di sejumlah titik strategis.
Salah satu rencana utamanya adalah relokasi jaringan di kawasan Alun-alun Sumedang dengan sistem tanam di dalam tanah (underground cabling).
Baca Juga:
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Cemburu Berujung Maut di Cinambo, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Bandung
“Kami akan memulai dari titik-titik krusial, termasuk penataan kabel di area alun-alun agar lebih tertib. Ke depan, konsep kabel tanam akan menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.
Usai seremoni penandatanganan MoU, rombongan langsung melakukan peninjauan lapangan di Jalan Kartini.
Lokasi tersebut menjadi salah satu prioritas penataan guna menghadirkan wajah baru Kota Sumedang yang lebih rapi, nyaman, dan aman bagi masyarakat.***
Penulis : Redaksi






