Pemprov Jabar Sepakati Proyek Sampah Jadi Listrik, Dimulai di Sarimukti dan Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta sejumlah kepala daerah dari Kota Bandung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta sejumlah kepala daerah dari Kota Bandung.

 

DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah pemerintah kabupaten dan kota resmi menandatangani kesepakatan pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Rabu (8/4/2026).

Penandatanganan dilakukan di Ruang Command Center Lantai 10 Menara Selatan, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta sejumlah kepala daerah dari Kota Bandung, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cianjur, dan Purwakarta.

Baca Juga:  Tim BGN Kemendes PDTT Kunjungi Dapur SPPG di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu

Dedi menilai kerja sama ini menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan persoalan sampah yang selama bertahun-tahun belum terselesaikan secara optimal.

“Selama bertahun-tahun kita berupaya memiliki pembangkit listrik tenaga sampah. Sudah ratusan kali rapat, studi banding, hingga kunjungan ke luar negeri,” ujarnya, dikutip dari akun Instagram pribadinya dan telah dikonfirmasi ulang, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:  Karyawan Delta Jaya Group Turut Berpartisipasi dalam Karnaval HUT RI ke-80 di Desa Tanjungsiang

Ia mengungkapkan, proses panjang tersebut akhirnya dapat dirampungkan dalam waktu relatif singkat.

“Ternyata selesai dengan tiga kali pertemuan, bahkan diawali satu kali komunikasi melalui telepon,” jelas Dedi.

Menurutnya, proyek ini akan segera dimulai di Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir (TPPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, serta kawasan Kayu Manis, Kota Bogor.

Baca Juga:  Pesawat Capung Mendarat Darurat di Pesisir Pantai Pangandaran Diduga Gagal Mesin

Dedi berharap program ini tidak hanya mampu mengurangi tumpukan sampah, tetapi juga menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ke depan kita akan memiliki pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy. Ini solusi konkret untuk menyelesaikan persoalan sampah,” pungkasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru