WFH Tiap Kamis Dinilai Efektif, Dedi Mulyadi Tekankan Kinerja ASN Berbasis Hasil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tekankan kinerja ASN berbasis hasil.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tekankan kinerja ASN berbasis hasil.

DN.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kebijakan work from home (WFH) yang diterapkan setiap Kamis di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berjalan efektif.

Ia menegaskan, kinerja aparatur sipil negara (ASN) tidak semata diukur dari kehadiran fisik di kantor, melainkan dari hasil pembangunan yang dicapai.

“Kita sudah dari dulu jalankan WFH, efektif. Lihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak.

Baca Juga:  Didukung Pemprov Jabar, Bupati Subang Berikan Apresiasi Pelatihan Karakter Siswa, Kolaborasi Pemerintah dan TNI AU 

Selama ini administrasi berjalan dengan baik, kemudian realisasi belanja anggaran malah over,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM,

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan silaturahmi bersama pegawai Pemda Provinsi Jawa Barat dan para kepala daerah se-Jawa Barat di Gedung Sate, Senin (30/3/2026).

Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum konsolidasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan para kepala daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan di seluruh wilayah.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dorong Penataan Kawasan dan Infrastruktur di Jabar

Dalam kesempatan itu, KDM juga menekankan pentingnya efektivitas birokrasi serta penguatan tenaga teknis dalam pelayanan publik.

Ia menilai, struktur birokrasi saat ini masih didominasi jabatan struktural dibandingkan tenaga pelaksana.

“Problem kita lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah ke depan membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam pelayanan teknis.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Longsor, Beri Bantuan Rp 10 Juta untuk Korban

Karena itu, Pemprov Jabar akan mendorong penambahan tenaga pada layanan yang bersifat teknis.

Selain itu, KDM turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai serta memaparkan sejumlah agenda penting yang tengah dijalankan pemerintah daerah, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) hingga proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru