Tol Lintas Selatan Direncanakan Melintasi Kuningan, Ditargetkan Mulai Dibangun 2028

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingkar Timur-Selatan Kuningan. (Dok. Jasa Marga)

Lingkar Timur-Selatan Kuningan. (Dok. Jasa Marga)

 

DN.com – Kabupaten Kuningan diproyeksikan akan dilintasi pembangunan jalan tol lintas selatan sebagai bagian dari pengembangan kawasan Rebana.

Proyek tersebut telah masuk dalam perencanaan pemerintah pusat dan kini mulai dibahas secara intens di tingkat provinsi. Kamis (26/3/2026).

Hal itu disampaikan Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, usai menghadiri kegiatan pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis Kementerian Perhubungan 2026 di Terminal Tipe A Kertawangunan.

Dian mengungkapkan, rencana pembangunan tol tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat khusus di Bandung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, proyek ini ditargetkan mulai direalisasikan pada periode 2028 hingga 2030.

“Rencana ini sudah dibahas dalam rapat khusus di Bandung. Targetnya sekitar 2028 sampai 2030 jalan tol akan melintasi wilayah Kuningan,” ujarnya. Pada Rabu (

Ia menjelaskan, trase tol direncanakan melewati wilayah barat Kuningan, dimulai dari kawasan Ciperna dan terhubung hingga Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.

“Trasenya sudah dibahas cukup intens di provinsi. Dari gambar yang ada, jalurnya melewati Kuningan bagian barat,” katanya.

Menurut Dian, kehadiran jalan tol tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Barat bagian timur dan selatan.

“Kami menyambut baik. Mudah-mudahan akses semakin terbuka dan Kuningan ke depan bisa semakin berkembang,” ucapnya.

Ia menambahkan, tahapan awal pembangunan diperkirakan diawali dengan proses pembebasan lahan pada 2028 hingga 2029. Pemerintah daerah pun berharap realisasi proyek dapat berjalan lebih cepat dari target yang ditetapkan.

“Rencananya pembebasan lahan mulai 2028–2029. Mudah-mudahan bisa lebih cepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Selain proyek jalan tol, Dian juga berharap ke depan Kabupaten Kuningan dapat terhubung dengan jalur kereta api yang menghubungkan Bandung, Cirebon, hingga Tasikmalaya.

“Kalau Kuningan bisa dilalui kereta api, tentu akan luar biasa. Selain memudahkan akses, juga bisa mengangkat potensi wisata karena pemandangannya sangat indah,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan tol menjadi rencana paling konkret dalam waktu dekat.

“Yang sudah pasti, beberapa tahun ke depan jalan tol akan hadir di Kuningan,” tegasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru