DN.com – Kabupaten Kuningan diproyeksikan akan dilintasi pembangunan jalan tol lintas selatan sebagai bagian dari pengembangan kawasan Rebana.
Proyek tersebut telah masuk dalam perencanaan pemerintah pusat dan kini mulai dibahas secara intens di tingkat provinsi. Kamis (26/3/2026).
Hal itu disampaikan Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, usai menghadiri kegiatan pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis Kementerian Perhubungan 2026 di Terminal Tipe A Kertawangunan.
Baca Juga:
Gaji ke-13 ASN Masih Dikaji, Menkeu: Belum Ada Keputusan Final
Bupati Subang Dukung Pengembangan Rebana, Siap Dorong Subang Jadi Pusat Industri
Prabowo Ambil Dua Langkah Strategis: Turunkan Biaya Haji dan Evaluasi Tambang Hutan
Dian mengungkapkan, rencana pembangunan tol tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat khusus di Bandung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, proyek ini ditargetkan mulai direalisasikan pada periode 2028 hingga 2030.
“Rencana ini sudah dibahas dalam rapat khusus di Bandung. Targetnya sekitar 2028 sampai 2030 jalan tol akan melintasi wilayah Kuningan,” ujarnya. Pada Rabu (
Ia menjelaskan, trase tol direncanakan melewati wilayah barat Kuningan, dimulai dari kawasan Ciperna dan terhubung hingga Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.
“Trasenya sudah dibahas cukup intens di provinsi. Dari gambar yang ada, jalurnya melewati Kuningan bagian barat,” katanya.
Baca Juga:
Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal di Leles, Satu Pelaku Diamankan
Penjagaan Warga di Jembatan Cirahong Dihentikan Sementara, Pemdes Tegaskan Tak Ada Pungli
BGN Klarifikasi Motor Dinas MBG: Bukan 70 Ribu Unit, Baru 21.801 dan Belum Didistribusikan
Menurut Dian, kehadiran jalan tol tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Barat bagian timur dan selatan.
“Kami menyambut baik. Mudah-mudahan akses semakin terbuka dan Kuningan ke depan bisa semakin berkembang,” ucapnya.
Ia menambahkan, tahapan awal pembangunan diperkirakan diawali dengan proses pembebasan lahan pada 2028 hingga 2029. Pemerintah daerah pun berharap realisasi proyek dapat berjalan lebih cepat dari target yang ditetapkan.
“Rencananya pembebasan lahan mulai 2028–2029. Mudah-mudahan bisa lebih cepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga:
Pemprov Jabar Sepakati Proyek Sampah Jadi Listrik, Dimulai di Sarimukti dan Bogor
Presiden Prabowo Percepat Restrukturisasi BUMN, Target Rampung 2026
Humas Polda Jabar: Polres Subang Bongkar Pabrik Pestisida Palsu, 3 Pelaku Ditangkap
Selain proyek jalan tol, Dian juga berharap ke depan Kabupaten Kuningan dapat terhubung dengan jalur kereta api yang menghubungkan Bandung, Cirebon, hingga Tasikmalaya.
“Kalau Kuningan bisa dilalui kereta api, tentu akan luar biasa. Selain memudahkan akses, juga bisa mengangkat potensi wisata karena pemandangannya sangat indah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan tol menjadi rencana paling konkret dalam waktu dekat.
“Yang sudah pasti, beberapa tahun ke depan jalan tol akan hadir di Kuningan,” tegasnya.***
Penulis : Redaksi






