Deltanusantara.com – Yayasan Bakti Anak Negeri (YBAN) direncanakan akan segera membangun pondok pesantren terpadu sekaligus berfungsi sebagai panti rehabilitasi narkoba.
Lokasi YBAN sendiri berada di Desa Bumi Negara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Senin 27 Januari 2025.
Adapaun lahan pembangunan seluas 2.600 meter persegi, ditargetkan akan dimulai pada tahun 2025.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Ir. Yadi Mulyadi, Ketua YBAN Pusat dan pimpinan proyek, mengungkapkan bahwa hingga saat ini dana yang terkumpul mencapai Rp 15.700.000.
“Alhamdulillah, selain donasi dari dalam negeri, kami juga mendapatkan dukungan dari donatur luar negeri,” ujarnya.
Selain itu, YBAN juga tengah mengajukan bantuan dana hibah ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program infrastruktur berbasis masyarakat.
Proyek ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 30 miliar. “Namun, kami akan merealisasikan pembangunan sesuai dengan anggaran yang masuk ke rekening yayasan,” ujarnya.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Ditempat sama Ketua Dewan Pembina dan pendiri YBAN, Muhamad Ijudin Rahmat, SH, MH, yang disampaikan melalui istrinya, Sinta Adiastuti, menjelaskan pentingnya pembangunan panti rehabilitasi ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang menekankan pendekatan korban bagi pencandu narkoba.
YBAN telah memiliki pengalaman merehabilitasi sejumlah artis yang tersandung kasus narkoba, salah satunya Andika Mahesa, yang kini telah berhasil lepas dari kecanduan,” kata Ijudin.
Namun, untuk memberikan layanan rehabilitasi yang optimal, diperlukan fasilitas yang memadai.
Saat ini, YBAN masih memanfaatkan sekretariat YBAN Jawa Barat untuk kegiatan rehabilitasi,”ungkapnya.
Baca Juga:
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
“Alhamdulillah, sekretariat kami masih mampu menampung beberapa orang di dua kamar rehabilitasi yang tersedia,” tuturnya.
“Untuk itu, Pasilitas untuk panti rehabilitasi yang lebih besar dan representatif menjadi sangat mendesak.
Ia berharap agar pembangunan Ponpes terpadu tersebut segera bisa dikerjakan.
Kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah dan doa dari masyarakat agar pembangunan pasilitas rehabilitasi ini secepatnya bisa terwujud,” ucapnya.***
Simak update artikel terbaru di Google News
https://www.deltanusantara.com
Penulis : Moh Asep
Editor : Gerry






