Deltanusantara.com – Pengganti study tour yang dilarang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kini Pemkot Cimahi sudah menyiapkan kegiatan alternatif lain sebagai penggantinya.
Sekolah di Kota Cimahi didorong untuk melaksanakan walking tour, program edukatif yang mengajak siswa mengenal lokasi-lokasi bersejarah di kota mereka sendiri.
“Itu berkaitan aktivitas di sekolah. Cimahi itu banyak bangunan-bangunan yang bersejarah, sehingga mereka semakin kenal, semakin cinta terhadap Kota Cimahi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, Rabu (1/8/2025).
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Menurutnya, walking tour menjadi alternatif pengganti study tour agar para siswa di Kota Cimahi tetap bisa menemukan pembelajaran di luar sekolah dengan biaya yang cukup hemat dan tidak memberatkan orang tua.
Meski disebut hemat biaya, kata dia, bukan berarti tanpa pengeluaran. Nana menjelaskan, pembiayaan tetap ada, terutama untuk kebutuhan logistik seperti bahan bakar dan makanan.
“Iya, itu didorong kepada, kan pengelolaannya disebut pariwisata, dengan perhimpunan pemandu wisata, kami mendorong silakan lah. Karena kan pada waktu mereka studi tour itu, perlu ada BBM,” katanya.
Kebijakan ini, kata Nana, bukan hanya sudah diterapkan, tapi juga mendapat sambutan positif dari siswa maupun orang tua.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
“Sudah, sudah dari tahun kemarin. Tahun kemarin sudah kita jalankan. Antusias anak juga sangat bersemangat untuk mengikuti itu. Namun mungkin ada giliran lah, karena kan banyak satuan,” katanya.
Penulis : Gerry






