DN.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengecam sikap Kepala SPPG di Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang menghentikan pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa karena orang tua mereka mengkritik menu di media sosial.
Nanik menilai sikap SPPG tersebut arogan dan tidak seharusnya terjadi. “Itu namanya arogan. Selasa (27/1/2026).
Kritik, saran, dan masukan harus kita dengarkan dengan baik, untuk perbaikan,” ujarnya.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
BGN justru mempersilakan warga untuk mengunggah gambar atau video menu MBG ke media sosial, termasuk menu yang bermasalah.
Namun, Nanik menyarankan agar pengunggah mencantumkan keterangan lengkap tentang menu MBG, seperti waktu, alamat sekolah, dan nama SPPG.
“Unggahan menu MBG adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan memberi masukan terhadap program MBG.
Hal ini penting, sebagai bentuk transparansi agar program unggulan pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini bisa terus disempurnakan,” kata Nanik.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
BGN saat ini memiliki tim pemantauan dan pengawasan SPPG yang berjumlah sekitar 70 orang, namun masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi.
Nanik berharap masyarakat dapat terus memberikan saran dan masukan untuk perbaikan program MBG.***
Penulis : Redaksi






