Deltanusantara.com – SMKS Miftahul Jannah Lelea terus berbenah, terkait tata kelola serta manajemen sekolah. Walau dengan Keterbatasan sarana dan prasarana tak mengurungkan pihak sekolah tuk semangat agar bisa sejajar dengan sekolah swasta lainnya.
SMKS Miftahul Jannah Lelea terletak di Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. SMKS Miftahul Jannah, pada sebelumnya bernama SMKS Pembangunan aktivitas belajarnya pun masih menggunakan gedung SD.
Usai mempunyai gedung sendiri dan nama sekolah pun berganti menjadi SMKS Miftahul Jannah Lelea. Sabtu 15 Maret 2025.
Di bawah kepemimpinan kepala sekolah baru, serta semangat baru, kini SMKS Miftahul Jannah Lelea terus melakukan perbaikan, baik dalam tata kelola, manajemen kurikulum, manajemen keuangan, manajemen tenaga kependidikan, manajemen kesiswaan, dan manajemen sarana dan prasarana. Hal ini di sampaikan Kepala Sekolah SMKS Miftahul Jannah Kasim S.Pd.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Lebih jauh Kasim menjelaskan bahwa dirinya menjabat pada bulan Agustus 2023 lalu.
“Evaluasi sangatlah penting yaitu pembenahan tata kelola dan manajemen, agar sekolah ini bisa setara dengan sekolah lainnya,”katanya.
Ia pun menekankan kepada seluruh staf pengajar agar profesional dan profosional dalam menjalankan tugasnya dalam pengabdi di dunia pendidikan.
Dirinya berharap walau dengan keterbatasan yang ada, SMKS Miftahul Jannah diharapkan mampu bersaing dengan sekolah yang ada husus nya di Indramayu.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Melalui pembelajaran mendalam serta berkolaborasi dengan stakeholder lainnya, diharapkan siswa lulusan sekolah kami siap kerja dan bersaing,” tandasnya.

Dirinya pun mengungkapkan bahwa permasalahan yang di hadapi SMKS Miftahul Jannah adalah kehadiran peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar.
“Hal itu disebabkan, sebagian besar siswa taraf ekonominya menengah kebawa.
Baca Juga:
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Ada beberapa anak bahkan ada yang benar-benar tidak mampu untuk biaya berangkat sekolah,”ujarnya.
Selain itu dirinya menilai bahwa ketidakhadiran siswa dikarekan faktor kurangnya minat anak untuk sekolah.
Faktor lingkungan, faktor komunikasi internal keluarga, dan faktor sosial, itu semua juga penyebab anak malas untuk sekolah,” jelasnya.
Saat ini kami terus berusaha untuk meningkatkan kualitas siswa, melalui pengembangan keterampilan, pembinaan karier, dan kolaborasi dengan dunia industri,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan langkah komunikasi terus dilakukan kepada para orang tua siswa dengan menedukasi dan motivasi agar anaknya bisa mengikuti jam belajar.
Diketahui jumlah siswa keseluruhan di SMKS Miftahul Jannah tahun pelajaran 2024-2025 saat ini, berjumlah 31 siswa.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






