Resmikan Dua Ruang Inap RSUD Subang, Penjabat Bupati Subang Berharap Peningkatan Kualitas Pelayanan yang Maksimal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Subang Imran resmikan dua Ruang Cytotoxic dan Ruang Inap terstandar Bunga Tanjung. Sabtu, 28 Desember 2024.

Penjabat Bupati Subang Imran resmikan dua Ruang Cytotoxic dan Ruang Inap terstandar Bunga Tanjung. Sabtu, 28 Desember 2024.

Deltanusantara.com – Penjabat Bupati Subang Imran resmikan dua Ruang Cytotoxic dan Ruang Inap terstandar Bunga Tanjung. Sabtu, 28 Desember 2024.

Ruang Cytotoxic dirancang khusus untuk memproses obat sitotoksik atau antineoplastik, seperti obat kemoterapi.

Ruang tersebut dengan standar keselamatan dan protokol ketat untuk melindungi tenaga medis, pasien, dan lingkungan.

Sementara itu, Ruang Bunga Tanjung merupakan ruang rawat inap yang telah memenuhi standar pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga:  BPMU SMA/SMK Swasta Dihentikan, Pemprov Jabar Fokus Beasiswa Siswa Miskin

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti.

Imran, menyampaikan bahwa kehadiran Ruang Cytotoxic akan memastikan pemberian obat-obatan kepada pasien sesuai dengan kondisi dan dosis yang tepat.

Sementara itu, dengan adanya Ruang Inap Terstandar Bunga Tanjung, diharapkan RSUD Subang mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kapasitas pasien, baik yang berobat maupun yang dirujuk.

“Mudah-mudahan dengan adanya tambahan ruang rawat inap terstandar ini, pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat.

Baca Juga:  Usai Melantik 197 Pejabat Fungsional, Pj Bupati Subang: Kapasitas dan Kapabilitas Harus Ditingkatkan

Begitu juga kapasitas untuk pasien yang berobat maupun yang dirujuk ke rumah sakit,” tandas Imran.

Imran berharap seluruh ruang rawat inap di RSUD Subang ke depannya dapat menerapkan standar yang sama seperti Ruang Bunga Tanjung.

Sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih merata.

“Saya berharap ruang rawat inap terstandar seperti ini juga diterapkan di seluruh ruangan di rumah sakit.

Baca Juga:  Bupati Subang Luncurkan Aplikasi Smart Digital, Tingkatkan Efektivitas Layanan Publik

Standar kesehatan harus seragam, termasuk standar pelayanannya. Tidak boleh ada perbedaan,” tegasnya.

Selain itu, Dr. Imran juga mendorong RSUD Subang untuk terus berinovasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi, agar mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya.

“Saya berharap RSUD Subang terus meningkatkan penggunaan teknologi yang lebih maju, modern, dan mutakhir setiap tahunnya,” tutupnya.***

 

Simak artikel terbaru di Google News

deltanusantara.com

 

Editor : Gerry

Sumber Berita : Diskominfo

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru