PSSI Disanksi FIFA karena Pertandingan Indonesia vs Bahrain Pada Bulan Maret Lalu, Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga, Bilang Begini!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asnawi Mangkualam Masuk Skuad Timnas Indonesia, Media Vietnam Menilai akan Berimbas kepada ASEAN All-Stars

Asnawi Mangkualam Masuk Skuad Timnas Indonesia, Media Vietnam Menilai akan Berimbas kepada ASEAN All-Stars

 

 

Deltanusantara.com – Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga mengungkapkan PSSI dihukum denda sekitar Rp400 juta akibat insiden dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia vs Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Senayan, Jakarta, pada 25 Maret 2025 lalu.

PSSI juga kena hukuman dengan harus mengurangi kuota suporter hingga sekitar 15 persen pada pertandingan kandang berikutnya.

Arya menyebut hukuman ini dikenakan FIFA karena sebagian suporter timnas dinilai berperilaku diskriminatif dan xenofobik.

Arya menyebut nyanyian suporter yang dinilai diskriminatif terjadi di sektor 19 stadion.

Baca Juga:  Tanpa Kualifikasi, Timnas U-17 Indonesia Dipastikan Tampil di Piala Asia 2026, Begini Alasannya!

“FIFA menyatakan bahwa suporter Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Insiden terjadi di sektor 19, pada menit ke-80, sekitar 200 suporter.

Suporter Indonesia meneriakkan slogan xenofobia Bahrain bla-bla-bla,” kata Arya dalam pesan suara yang diterima wartawan, Minggu (11/5/2025).

Pria yang juga menjabat staf khusus Menteri BUMN itu menyatakan pengurangan jumlah penonton dikenakan di bagian belakang gawang sebelah utara dan selatan.

Namun, FIFA disebutnya memberi PSSI alternatif agar memberikan 15 persen tempat duduk tersebut kepada komunitas anti-diskriminasi atau komunitas khusus seperti keluarga atau pelajar.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Masa Jabatan Kapolri, Tetap Maksimal 5 Tahun, Polri Bukan Anggota Kabinet 

Arya Sinulingga menyebut FIFA tidak menoleransi segala bentuk ekspresi atau tindakan yang dinilai diskriminatif. Insiden ini disebutnya menjadi PR bagi komunitas sepakbola Indonesia.

“Ini adalah hal yang berat yang kita terima, karena FIFA itu memiliki prinsip kesetaraan, kemanusiaan, saling menghargai dan menghormati, jadi tidak boleh ada hate speech, ujaran kebencian, tidak boleh ada rasisme, tidak boleh ada xenofobia, dan lain-lain,” kata Arya Sinulingga.

Baca Juga:  Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

“Ini pembelajaran bagi kita semua, jelas merugikan kita semua, tapi kita harus tanggung bersama-sama dan mulai melakukan edukasi.

Pertandingan Indonesia vs Bahrain pada 25 Maret lalu dimenangkan oleh skuad Garuda dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini membuat Indonesia membuka asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.

Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan kandang berikutnya lawan China pada 5 Juni mendatang. Sanksi pembatasan kuota suporter oleh FIFA akan berlaku dalam pertandingan ini.***

 

Yuk baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru