Presiden Prabowo Marah Besar, Soroti IHSG Anjlok, Integritas Pasar Modal Dipertanyakan 

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi. IHSG mengalami penurunan yang signifikan.

Foto Ilustrasi. IHSG mengalami penurunan yang signifikan.

 

DN.com – Presiden Prabowo Subianto disebut marah besar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kemarahan tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap integritas pasar modal dan dampaknya terhadap investor, khususnya investor ritel. Kamis (12/2/2026).

Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menegaskan, pasar dengan integritas tinggi hanya dapat terwujud jika dilandasi oleh kepercayaan dan kredibilitas.

Baca Juga:  KUR BRI 2026 Hadir dengan Plafon hingga Rp500 Juta, Peluang Emas UMKM Ekspansi Usaha

“Kita semua tahu apa yang terjadi minggu lalu, bukan? Morgan Stanley, kejatuhan pasar saham, dan saya tidak tahu apakah Anda mengikuti, tapi itu menjadi topik hangat besar minggu lalu, kan?

Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri,” ujar Hashim pada Rabu (11/2/2026).

Hashim menekankan pemerintah Indonesia bertekad menjaga kredibilitas pasar dan kehormatan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Penjualan Mobil Melonjak April 2026, Tren Mobil Listrik Kian Menguat

Ia menyebut bagi Presiden Prabowo, kehormatan negara adalah hal yang sangat penting sehingga pengawasan akan dilakukan secara sangat ketat.

Hashim menyoroti banyaknya investor yang menjadi korban dari kejadian pasar tersebut, terutama ketika terdapat perusahaan dengan rasio price to earnings (PE) yang dinilai tidak masuk akal.

“Ada sesuatu yang salah, jadi harapan saya dan harapan Presiden Prabowo serta harapan pemerintah adalah agar Anda (sebagai regulator dan SRO) tetap mengawasi.

Baca Juga:  Hadiri HUT ke-52 KSPSI, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Apresiasi Perjuangan Kalangan Buruh

Dan ketika Anda melihat semua anomali yang konyol ini, ini adalah red flag,” tegasnya.

Hashim menegaskan bahwa akan selalu ada potensi penipuan di pasar jika pengawasan lemah.

Ia menyebut peran regulator sangat krusial untuk memastikan tidak ada pihak yang mencoba menipu investor.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru