DN.com – Presiden Prabowo Subianto disebut marah besar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Kemarahan tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap integritas pasar modal dan dampaknya terhadap investor, khususnya investor ritel. Kamis (12/2/2026).
Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menegaskan, pasar dengan integritas tinggi hanya dapat terwujud jika dilandasi oleh kepercayaan dan kredibilitas.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
“Kita semua tahu apa yang terjadi minggu lalu, bukan? Morgan Stanley, kejatuhan pasar saham, dan saya tidak tahu apakah Anda mengikuti, tapi itu menjadi topik hangat besar minggu lalu, kan?
Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri,” ujar Hashim pada Rabu (11/2/2026).
Hashim menekankan pemerintah Indonesia bertekad menjaga kredibilitas pasar dan kehormatan Republik Indonesia.
Ia menyebut bagi Presiden Prabowo, kehormatan negara adalah hal yang sangat penting sehingga pengawasan akan dilakukan secara sangat ketat.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Hashim menyoroti banyaknya investor yang menjadi korban dari kejadian pasar tersebut, terutama ketika terdapat perusahaan dengan rasio price to earnings (PE) yang dinilai tidak masuk akal.
“Ada sesuatu yang salah, jadi harapan saya dan harapan Presiden Prabowo serta harapan pemerintah adalah agar Anda (sebagai regulator dan SRO) tetap mengawasi.
Dan ketika Anda melihat semua anomali yang konyol ini, ini adalah red flag,” tegasnya.
Hashim menegaskan bahwa akan selalu ada potensi penipuan di pasar jika pengawasan lemah.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Ia menyebut peran regulator sangat krusial untuk memastikan tidak ada pihak yang mencoba menipu investor.***
Penulis : Redaksi






