Pesan Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Sebelum Tutup Usia

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar sempat menyampaikan pesan terakhir sebelum meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025).

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar sempat menyampaikan pesan terakhir sebelum meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025).

 

Deltanusantara.com – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar sempat menyampaikan pesan terakhir sebelum meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025).

Berdasarkan keterangan dari menantu almarhum, Ardiansyah. Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia karena sakit terinfeksi virus.

Pria kelahiran Pangkal Pinang 18 Maret 1953 itu meninggal pada usia 72 tahun di rumahnya Komplek Perumahan Les Belles Mainsons E-10, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Almarhum tutup usia pada pukul 10.57 WIB.

“Tapi Alhamdulillah dia (Antasari) ingin meninggal di rumah. Pas bilang ke saya ingin meninggal di rumah, dia ingin pulang,” ujar Ardiansyah, Sabtu (8/11).

Ardiansyah mengatakan almarhum sempat dirawat di rumah sakit, namun dokter memperbolehkannya untuk pulang.

Maka kami bawa pulang dan pas pagi-pagi ya kondisi kritis mungkin sudah umur ya,” ucap dia dengan lirih.

Ia mewakili dari pihak keluarga yang berduka, mohon maaf atas kesalahan-kesalahan almarhum selama hidupnya. Selama menjabat beliau di Ketua KPK ataupun di Kejaksaan mohon maaf kesalahan dan kekhilafan dari almarhum.

“Saya mohon doanya kepada rekan-rekan media dan masyarakat mudah-mudahan almarhum husnul khotimah. Sekali lagi saya dari pihak keluarga perwakilan mohon maaf, itu saja dari kami,” kata dia.

Antasari Azhar meninggalkan dua anak dan tujuh cucu. Melansir Hallo.Id Tanggerang terlihat satu-persatu karangan bunga ucapan bela sungkawa berdatangan dan memenuhi sepanjang jalan menuju halaman rumah duka.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Berita Terbaru