Deltanusantara.com – Polres Sumedang, bersama Pol PP melakukan pengamanan di Gedung DPRD Sumedang, pada Selasa malam (2/9).
Pengamana tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan pasca-unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan massa Aliansi Buruh Sumedang Menggugat (ABMS). Rabu (3/9/2025).
Aksi unjuk rasa tersebut menuntut beberapa hal, seperti penolakan kenaikan harga BBM, pembatalan UU Cipta Kerja, dan kenaikan UMK Kabupaten Sumedang sebesar 26-30%.
Polres Sumedang mengerahkan 280 personil untuk mengawal dan melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Personil Polres Sumedang disiagakan untuk mengawal massa ABMS dalam menyampaikan aspirasinya dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Aksi unjuk rasa berlangsung aman dan tertib, dengan perwakilan massa yang diterima oleh Ketua DPRD Sumedang dan anggota DPRD untuk melakukan audiensi.
Berikut Tuntutan Massa ABMS:
Penolakan Kenaikan Harga BBM:
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Massa ABMS menolak kenaikan harga BBM yang dianggap memberatkan masyarakat.
Pembatalan UU Cipta Kerja:
Massa ABMS menuntut pembatalan UU Cipta Kerja yang dianggap tidak pro-buruh.
Kenaikan UMK:
Baca Juga:
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Massa ABMS menuntut kenaikan UMK Kabupaten Sumedang sebesar 26-30% untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.
Dari keterangan awak media Deltanusantara.com, kondisi terkini di wilayah Kabupaten Sumedang berjalan aman dan kondusif.***
Penulis : Gr
Sumber Berita : Totoy S






