Pengadaan Motor Listrik Program MBG Disorot, KPK Ingatkan Potensi Risiko Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan sekitar 25 ribu unit motor listrik impor mencapai Rp1,05 triliun.

Pengadaan sekitar 25 ribu unit motor listrik impor mencapai Rp1,05 triliun.

 

DN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan perhatian terhadap rencana pengadaan puluhan ribu unit kendaraan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengadaan motor listrik ini untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menuai sorotan publik. Rabu (15/4/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya mencermati pengadaan sekitar 25 ribu unit sepeda motor listrik dalam program tersebut.

Menurutnya, pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang rawan terjadi tindak korupsi, mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.

Baca Juga:  Prabowo Bahas Koperasi Desa Merah Putih dan MBG, Pemerintah Targetkan Benahi Kendala dalam Sebulan

Ia menekankan pentingnya analisis kebutuhan yang matang sejak awal, termasuk kesesuaian spesifikasi kendaraan dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, distribusi kebutuhan juga harus diperhatikan agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah.

Sorotan juga muncul terkait pemilihan merek motor listrik Emmo yang dinilai masih baru di pasaran. Bahkan, keberadaan jaringan dealer yang belum sepenuhnya siap turut menjadi perhatian publik.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Melantik Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Polri

Dalam hal ini, Budi Prasetyo menegaskan bahwa setiap proses pengadaan harus memiliki dasar argumentasi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Motor listrik tersebut rencananya akan digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung operasional program MBG di berbagai daerah.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar terkait jumlah unit yang disiapkan. Menurutnya, kabar mengenai pengadaan 70 ribu unit tidak benar.

Baca Juga:  Pengusutan Mantan Jubir KPK Febri dalam Dugaan Perintangan dan TTPU SLY Masih Terus Bergulir

Hingga saat ini, realisasi pengadaan motor listrik mencapai 21.801 unit dari total sekitar 25 ribu unit yang direncanakan.

Pemerintah memastikan bahwa pengadaan tersebut bertujuan untuk menunjang kelancaran distribusi dan pelaksanaan program MBG.

Namun demikian, pengawasan yang ketat tetap diperlukan agar prosesnya berjalan transparan dan akuntabel.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa
Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG
KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim
Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG
Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres
Istana Jelaskan Alasan Prabowo dan Gibran Tak Duduk Berdampingan di Sidang Kabinet Paripurna
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Fokus Berobat Penyakit Jantung atas Restu Presiden Prabowo
Rencana Pemerintah Gandeng PT Pindad Produksi Tabung CNG 3 Kg

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:36 WIB

Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26 WIB

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:36 WIB

Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres

Berita Terbaru