DN.com – Peneliti dan penulis Rismon Sianipar membawa pulang sebuah parcel berukuran besar usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Parcel tersebut diberikan Wapres Gibran saat Rismon hendak meninggalkan Istana Wapres setelah melakukan audiensi terkait polemik tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Rismon menerima parcel besar berisi berbagai makanan ringan dan perlengkapan rumah tangga.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Parcel itu bahkan harus dibawa bersama pengacaranya, Jahmada Girsang. Rismon bilang, dirinya diterima dengan baik dalam pertemuan dengan Wapres Gibran.
“Terima kasih. Bagi keluarga Mas Wapres, penelitian itu bisa salah. Tetapi jangan dibuat salah,” kata Rismon dikutif Hallo Indonesia.
Rismon juga mengaku tidak menyangka akan menerima parcel saat hendak pulang dari pertemuan tersebut.
Setelah dari Jakarta, Rismon mengatakan akan kembali ke kampung halamannya di Pematangsiantar, Sumatera Utara, untuk melanjutkan penulisan buku tentang polemik ijazah Jokowi.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
“Saya akan menulisnya di kampung saya, di Siantar,” ujarnya. Ia menargetkan buku tersebut dapat selesai dalam waktu sekitar satu tahun.***
Penulis : Redaksi






