Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Dana SAL, Fokus pada Belanja untuk Dukung Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Dana SAL, Fokus pada Belanja untuk Dukung Ekonomi.

Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Dana SAL, Fokus pada Belanja untuk Dukung Ekonomi.

 

Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah telah menarik Rp 75 triliun dari total Rp 276 triliun dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Jumat (2/1/2026).

“Sekarang di bank ada Rp 201 triliun, yang Rp 75 triliun kita tarik tapi kita belanjakan lagi, jadi masuk ke sistem tapi enggak langsung dalam bentuk uang saya di bank, tapi uangnya masuk ke sistem lagi,” kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (31/12/2025) lalu.

Baca Juga:  Sempat Viral Misteri Pelat RI 36, Mengguncang Awal 2025, Mampu Ciptakan Gempar di Jagat Dunia Maya

Dana SAL tersebut sebelumnya dialokasikan ke lima bank milik negara (Himbara) dan satu bank pembangunan daerah (BPD) dengan rincian: Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing‑masing Rp 80 triliun; BTN Rp 25 triliun; BSI Rp 10 triliun; serta Bank DKI Rp 1 triliun.

Purbaya menjelaskan bahwa dana yang ditarik akan digunakan untuk belanja negara guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga:  PSSI Disanksi FIFA karena Pertandingan Indonesia vs Bahrain Pada Bulan Maret Lalu, Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga, Bilang Begini!

Namun ia mengakui bahwa penempatan dana tersebut belum berjalan secara optimal.

Berdasarkan data Bank Indonesia per Oktober 2025, kredit perbankan tumbuh 7,36 % year‑on‑year, dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan BI yang belum sepenuhnya sinkron.

“Kita tarik Rp 75 triliun dari SAL dan belanjakan kembali, sehingga uang tetap berada dalam sistem keuangan,”katanya.

Meski penempatan dana belum optimal, langkah ini penting untuk menjaga likuiditas dan mendukung program pembangunan pusat serta daerah,” Sambungnya.***

Editor : Gr

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru