Deltanusantara.com – Pemerintah Kecamatan Cisalak menggelar pelatihan mitigasi bencana yang diikuti oleh Linmas (Perlindungan Masyarakat) se-Kecamatan Cisalak. Rabu (10/9/2025).
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan Linmas dalam menghadapi bencana. Cisalak Siap Hadapi Bencana (LAKSANA).
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cisalak, Kasie Trantib Kecamatan Cisalak, BPBD Subang, Kapolsek Cisalak serta 45 anggota Linmas.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Pelatihan Mitigasi dibuka langsung Camat Cisalak Sumardi., S.STP.M.AP, dalam sambutannya, Ia meyampaikan bahwa pelatihan Linmas diikuti 45 anggota Linmas dari sembilan desa yang ada.
Pelatihan mitigasi ini digelar untuk meningkatkan kesiap siagaan dalam menghadapi cuaca extrem jelang musim penghujan,” kata Camat Sumardi.
Ia menyebutkan perwakilan Linmas dari tiap Desa Se-Kecamatan Cisalak wajib untuk mengirimkan para Linmas nya untuk mengikuti pelatihan mitigasi bencana ini.

Pelatihan ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Linmas dalam mitigasi bencana, Kecamatan Cisalak lebih siap dalam menghadapi bencana,” ucapnya.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Menyoroti terkait BOP Linmas, Camat Cisalak Sumardi menekankan pada anggota limas untuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan juga pemerintah provinsi Jawa Barat.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan untuk membangun Subang butuh support dan kolaborasi sehingga pendapatan asli daerahnya bisa meningkat.
Secara logika kalau PAD kabupaten dan provinsinya meningkat, Insya Allah untuk satuan limas juga maupun untuk dana desa semuanya akan meningkat,” jelasnya.
Diwaktu sama Kasie Trantib A. Ojang, SE, menambah, bahwa pelatihan mitigasi bencana dalam rangka mempersiapkan Linmas sebagai garda terdepan dalam menghadapi bencana.
Baca Juga:
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Langkah ini sangat penting selain ilmu pengetahuan mitigasi bencana juga mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material,” jelas A. Ojang.,SE
Sementara itu, Kasi Rehabilitasi BPBD Subang, Tommy Hidayat, SKM menjelaskan bahwa materi pelatihan yaitu, Pengenalan jenis-jenis bencana dan cara penanggulangannya.
Teknik evakuasi dan penyelamatan, Pertolongan pertama pada korban bencana serta kesiapsiagaan dan respons bencana juga harus mereka kuasai,” tandasnya.
Manfaat Pelatihan ini, Linmas bisa lebih siap dan sigap dalam menghadapi bencana, masyarakat lebih aman dan terlindungi.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Linmas dalam menghadapi bencana dan mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material.
Dengan demikian, Kecamatan Cisalak dapat menjadi lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana,” tutupnya.***
Penulis : Gr






