Deltanusantara.com – Niat menata pendistribusian LPG 3 kilogram agar sampai ke tangan masyarakat dengan harga murah, pernah dilakukan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada beberapa pekan lalu.
Namun pada pelaksanaannya justru menjadi bola liar, diduga ada oknum-oknum yang tidak menghendaki kebijakan tersebut. Selasa 11 Maret 2025.
Seperti yang disampaikan Menteri ESDM Bahlil, mengatakan bahwa, ada mafia yang tidak ingin rakyat dapat harga LPG 3 Kg murah.
Sekarang saya lagi mau tata agar yang nakal-nakal ini tidak boleh lagi terjadi,” katanya.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Cuma kalau kita mau tata, namun ada oknum-oknum mafia yang tidak ingin untuk rakyat dikasih harga murah.
Maunya mahal-mahal saja,” ujar Bahlil pada. Senin (10/3/2025).
Bahlil mengatakan negara sudah begitu besar memberikan subsidi untuk LPG yang nilainya mencapai Rp 87 triliun.
Bahlil juga menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah tegas meminta agar seluruh subsidi tepat sasaran.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
“Kami menteri-menteri ini ditugaskan oleh Presiden Prabowo untuk meluruskan, agar semua subsidi itu sampai ke rakyat,” jelas Bahlil dilansir dilaman Hallo.Id.
Ketum Partai Golkar itu juga menyebut tak sesuainya harga penjualan LPG 3 Kg dan kasus korupsi tata kelola minyak di Pertamina merupakan wujud nyata pemerintah memperbaiki distribusi subsidi agar tepat sasaran
Ia pun bertanya.”Pernah dengar kasus LPG? Pernah dengar siapa itu menterinya? Pernah dengar kasus Pertamax minyak siapa menterinya?
Tujuan Ini semua dalam rangka kita menjalankan ikhtiar agar seluruh subsidi yang punya rakyat itu harus sampai ke tangan rakyat.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Tidak boleh dikorupsi oleh siapa-siapa, itu tujuannya, itu tujuannya,” tandasnya.
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Gerry






