Minta Keadilan Gubernur Jabar, Paguyuban Pedagang UMKM Jalancagak Melakukan Aksi di Tugu Nanas

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi ibu-ibu dengan membentangkan spanduk bertuliskan.

Aksi ibu-ibu dengan membentangkan spanduk bertuliskan. "Jangan tajam ke bawah tumpul Ke Atas". 

 

Deltanusantara.com – Massa yang mengatasnamakan Paguyuban Pedagang UMKM, yang didominasi ibu-ibu meneriakan ‘Kami Minta Keadilan’.

Ratusan pedagang tersebut menuntut janji Gubernur Jawa Barat untuk memberikan kompensasi (ganti rugi).

Aksi ibu-ibu dengan membentangkan spanduk bertuliskan. “Jangan tajam ke bawah tumpul Ke Atas”.

“Kami rakyat kecil yang hanya mengandalkan penghidupan dari jualan kecil”.

Aksi tersebut dilakukan di tugu Nanas Kecamatan Jalancagak Subang yang akan berlanjut melakukan aksinya menuju Gedung Sate Bandung. Selasa (10/6/2025).

Para pedagang tersebut mengaku kecewa janji-janji yang ditunggunya tidak terwujud sampai saat ini

“Kami rakyat kecil Pak Dedi, teriak ibu-ibu peserta aksi.

Untuk diketahui, Pada sebelumnya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sempat mendampingi Bupati Subang Reynaldi saat Penertiban kios disepanjang jalan di Tambakan hingga Jalancagak Subang Selatan diwilayah Kecamatan Jalancagak pada beberapa waktu lalu.

“Saya bersama Bupati Subang melakukan pembongkaran seluruh bangunan liar yang ada di jalan provinsi, dari Subang sampai Kota Bandung dan Sumedang,” ujar Gubernur Dedi melalui akun Instagram pribadinya, pada Senin (26/5/2025).

Selain pembongkaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkab Subang akan menyiapkan solusi relokasi dan penataan ulang.

Direncanakan nantinya, akan dibangun kios baru yang lebih tertata dan dilengkapi fasilitas umum seperti toilet dan rest area akan dibangun.

“Setelah dibongkar, nanti kita bangun kios-kios baru yang lebih rapi dan bersih. Ini adalah bagian dari upaya kita menata kawasan,” tambah Dedi.

Ia menekankan bahwa Jalan Cagak merupakan kawasan pariwisata, namun selama ini dibiarkan dalam kondisi kumuh dan tidak terorganisir.

Hal tersebut menurutnya berdampak negatif terhadap lingkungan dan potensi ekonomi daerah.

“Ini daerah pariwisata. Uangnya diambil, tapi lingkungannya dibiarkan. Harus dibenahi agar tidak jadi jelek,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Dedi turun langsung ke lapangan bersama Bupati Reynaldi untuk memimpin pembongkaran terhadap kios-kios yang berdiri tanpa penataan.

Kios-kios tersebut dinilai menurunkan estetika kawasan dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah.

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
Milad Ke 5 MA-PK Sunan Gunung Djati Tanjungsiang Bagikan Takjil Bagi Para Santri  
Suasana Haru, Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Tanah Longsor Cisarua yang Telah Teridentifikasi  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:48 WIB

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Senin, 9 Maret 2026 - 21:26 WIB

Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:28 WIB

Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB