Menteri Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Keberlanjutan Pembangunan IKN Fokus Penyelesaian Pusat Pemerintahan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deltanusantara.com – Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di era Presiden Prabowo Subianto.

AHY menyampaikan bahwa, pembangunan megaproyek IKN, akan dilanjutkan dengan fokus pada penyelesaian pusat pemerintahan. Senin 2 Desember 2024.

Pembangunan IKN, merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo yang menekankan pentingnya penyelesaian pusat pemerintahan sebagai prioritas dalam pembangunan IKN,”katanya.

“IKN juga banyak yang bertanya, apakah akan dilanjutkan?

Pak Presiden Prabowo sudah menyampaikan dengan jelas bahwa akan melanjutkan pembangunan IKN.

Baca Juga:  Febrie Adriansyah Gugat Status Tersangka Lewat Praperadilan

Tetapi, akan lebih difokuskan pada penyelesaian pusat pemerintahan,”ucap AHY pada Minggu 1 Desember.

Ia menjelaskan pembangunan pusat pemerintahan IKN ini mencakup fasilitas eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Jadi penyelesaian pembangunan IKN itu lebih pada central for government, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

Jadi, itu yang kita akan fokuskan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Ia juga menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan otorita IKN (OIKN) untuk merapikan perencanaan pembangunan pusat pemerintahan, fasilitas untuk legislatif dan yudikatif di IKN.

“Nanti kita bekerja sama, berkoordinasi ketat dengan Otorita IKN, Pak Basuki (Ketua OIKN).

Baca Juga:  BMKG: Kondisi Panas di Indonesia Bukan Gelombang Panas, Melainkan Peningkatan Suhu Udara

Disana yang juga kita sama-sama tau, sedang merapikan untuk perencanaan pembangunan center for legislative untuk parlemen dan juga untuk yudikatif,” tuturnya.

Ia pun mengakui masalah keterbatasan anggaran menjadi tantangan besar dalam melanjutkan pembangunan proyek-proyek infrastruktur, termasuk IKN.

Karena itu, pemerintah berupaya menarik investor lokal maupun asing untuk mengongkosi berbagai proyek tersebut.

“Memang anggaran juga harus kita bagi-bagi ke sektor yang lain. Ini kan selalu dihadapkan pada limit keterbatasan fiskal kita.

Untuk itulah mengapa kita berupaya untuk menarik investasi dari berbagai sumber dalam maupun luar negeri untuk berbagai proyek infrastruktur,” ucap AHY.

Baca Juga:  Bakom RI Ajak Masyarakat Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Jangan Ragu Lapor Penyimpangan 

AHY juga berharap Kadin Indonesia ambil bagian dalam pembangunan ini. Selain sebagai mitra strategis pemerintah.

Asosiasi pengusaha itu diharapkan dapat menghubungkan sektor swasta, baik pengusaha besar maupun UMKM, untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur IKN.

“Saya berharap teman-teman Kadin, selain sebagai mitra strategis pemerintah.

Untuk fungsi kedua nya sebagai wadah asosiasi dari para pengusaha baik papan atas sampai dengan pengusaha UMKM.

Mari kita libatkan semua dalam pembangunan infrastruktur,” tutupnya.***

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Hallo.Id

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru