KUR Perumahan Tanpa Jaminan di Bawah Rp100 Juta, Pemerintah Tawarkan Bunga Ringan 6 Persen per Tahun

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menyatakan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan plafon pinjaman di bawah Rp100 juta tidak mensyaratkan jaminan bagi masyarakat.

Pemerintah menyatakan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan plafon pinjaman di bawah Rp100 juta tidak mensyaratkan jaminan bagi masyarakat.

 

DN.com – Pemerintah menyatakan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan plafon pinjaman di bawah Rp100 juta tidak mensyaratkan jaminan bagi masyarakat.

Kebijakan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa program KUR Perumahan ini menjadi terobosan baru yang belum pernah ada sebelumnya.

“Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan program KUR Perumahan. Untuk pinjaman di bawah Rp100 juta, masyarakat tidak perlu memberikan jaminan, dengan bunga hanya 0,5 persen per bulan atau 6 persen per tahun,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, penetapan bunga rendah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk memutus mata rantai praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat.

Dengan adanya KUR Perumahan, masyarakat kini memiliki alternatif pembiayaan yang lebih aman, ringan, dan mudah diakses.

“Kita tidak perlu memaki rentenir. Solusinya adalah menghadirkan program yang lebih murah, lebih mudah, dan lebih cepat, sehingga masyarakat bisa terbebas dari jeratan utang,” tambahnya.

Program KUR Perumahan ini disalurkan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kuota dan Realisasi Penyaluran

Sementara itu, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa hingga 26 Februari 2026, pihaknya telah menyalurkan kredit program perumahan sebesar Rp3,42 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar setengah dari total kuota yang diterima BRI tahun ini, yakni sebesar Rp6,10 triliun.

Penyaluran dilakukan sejak 1 Januari hingga 26 Februari 2026 kepada 25.909 debitur di seluruh Indonesia.

“Kami mendapatkan alokasi sekitar Rp6 hingga Rp7 triliun, dan saat ini hampir separuhnya sudah tersalurkan.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dalam dua bulan saja penyaluran sudah mendekati setengah kuota,” ujar Hery.

Melihat tingginya permintaan, BRI berencana mengajukan tambahan kuota kepada pemerintah agar penyaluran kredit dapat diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Program KUR Perumahan ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM di sektor perumahan, seperti pengembang, kontraktor, serta pedagang bahan bangunan, dengan dukungan subsidi bunga sebesar 5 persen dari pemerintah.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terbaru