Konfrontasi Sengit di Polres Subang: Pejabat Terlibat Kasus Pencemaran Nama Baik Diperiksa

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah pemeriksaan, dr Maxi mengungkapkan bahwa proses berjalan cukup intensif, dengan sekitar 10 pertanyaan yang diajukan penyidik.

Setelah pemeriksaan, dr Maxi mengungkapkan bahwa proses berjalan cukup intensif, dengan sekitar 10 pertanyaan yang diajukan penyidik.

 

Deltanusantara.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang menggelar pemeriksaan konfrontasi terhadap sejumlah pejabat yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, Sabtu (29/11/2025).

Pemeriksaan ini mempertemukan pelapor, terlapor, dan para saksi dalam satu rangkaian proses klarifikasi yang berlangsung pada Jum’at (28/11).

Pelapor, Heri Sopandi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, dan terlapor, dr Maxi, mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang, serta dua saksi, dr Nunung Nurhayati dan Direktur RSUD Subang dr Ahmad Nasuhi, menjalani pemeriksaan selama kurang lebih lima jam.

Heri Sopandi hadir didampingi dua kuasa hukumnya, Irwan Yustiarta dan Dede Sunarya, sementara dr Maxi mengikuti pemeriksaan tanpa didampingi penasihat hukum.

Setelah pemeriksaan, dr Maxi mengungkapkan bahwa proses berjalan cukup intensif, dengan sekitar 10 pertanyaan yang diajukan penyidik.

Pemeriksaan konfrontasi ini bertujuan untuk mencocokkan keterangan antara pihak-pihak yang sebelumnya telah dimintai keterangan secara terpisah.

Namun, belum ada hasil akhir dari pemeriksaan tersebut, dan proses penyidikan diperkirakan masih akan berlanjut sebelum penyidik menentukan langkah hukum berikutnya.

Kasus ini bermula dari laporan resmi Heri Sopandi pada 12 November 2025 terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Polres Subang belum memberikan keterangan resmi terkait arah dan perkembangan penyidikan kasus tersebut, namun proses hukum diperkirakan masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan lanjutan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
Milad Ke 5 MA-PK Sunan Gunung Djati Tanjungsiang Bagikan Takjil Bagi Para Santri  
Suasana Haru, Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Tanah Longsor Cisarua yang Telah Teridentifikasi  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:48 WIB

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Senin, 9 Maret 2026 - 21:26 WIB

Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:28 WIB

Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB