Kementerian Agama Genjot Kapasitas PTKI Perbaikan Layanan dan Mutu, Guna Meningkatka Kapasitas Kopertais

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag gelar Rakor guna Peningkatan Kapasitas Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, pada lingkungan PTKI. Dok. Kemenag

Kemenag gelar Rakor guna Peningkatan Kapasitas Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, pada lingkungan PTKI. Dok. Kemenag

Deltanusantara.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menggelar Rapat Koordinasi (Rakor).

Rakor tersebut guna Peningkatan Kapasitas Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, pada lingkungan PTKI, di Bekasi. Selasa 10 Desember 2024.

Rakor membahas layanan hingga mutu PTKIS. Kopertais secara fundamental telah menjadi kepanjangan Ditjen Pendidikan Islam terkait mutu PTKIS.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Helmi Halimatul Udhma yang juga best practices dalam pengelolaan Kopertasi, meminta partisipan menyatukan visi, misi dan persepsi dalam pengelolaan Kopertais.

“Kita ingin menyamakan visi, misi dan persepsi dalam pengelolaan Kopertais. Saya punya cita-cita mengembangkan Kopertais dan jangan sampai PTKIS dianaktirikan,” ujar Emy Nasaruddin, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Komisi VIII DPR RI Bersama Kemenag Sepakat Realokasi Anggaran Rp 616 Miliar untuk BP Haji dan BPJPH

Penasihat DWP Kemenag ini berharap tidak ada lagi problem-problem dasar pada Kopertais, sehingga pelayanan terhadap PTKIS kian meningkat.

Khususnya untuk peningkatan mutu PTKIS dan kesejahteraan para dosennya.

“Banyak di antara dosen yang belum sejahtera karena PTKIS belum mampu membayar gaji dosen, dosen juga terkendala karena tidak bisa menulis karya ilmiah untuk kenaikan pangkat. Ini yang harus kita perhatikan bersama,” tuturnya

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Abu Rokhmad menekankan, seluruh kordinator dan pihak-pihak yang terlibat dalam Kopertais.

Kiharus memiliki semangat baru dalam pelayanan, sehingga paradigma pelayanan juga berubah dan meraih kepercayaan masyarakat.

“Para koordinator serta semua pihak yang terlibat dalam Kopertais, sekarang harus memiliki semangat yang baru, memberikan pelayanan yang baik.

Baca Juga:  Contraflow Tol Japek Diperpanjang hingga KM 70, Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Sehingga paradigma pelayanan harus berubah supaya lebih cepat dalam pelayanan kepada masyarakat, kepercayaan masyarakat pun meningkat,” ungkapnya.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan Farid F. Saenong menekankan bahwa Kopertais telah berjasa turut menunaikan kewajiban Pemerintah dalam pengelolaan pendidikan di sektor swasta.

Untuk itu pihaknya mendorong Kopertais tidak hanya fokus terhadap akreditasi, tetapi juga faktor kualitas mahasiswa dan kurikulum.

Saya ingin mengembalikan mindset mencerdaskan kehidupan bangsa itu kewajiban peerintah, tetapi kewajiban itu tidak bisa dipenuhi seluruhnya sehingga butuh bantuan swasta.

Maka pemerintah harus berterimakasihj kepada swasta yang sudah membantu mengelola pendidikan,” tandas Farid F. Saenong.

Baca Juga:  Para Menteri dan Pejabat Negara Hadiri Open House Idulfitri di Istana Negara

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi memastikan, pihaknya memiliki komitmen dalam peningkatan mutu PTKIS.

Untuk itu pihaknya tak segan mengingatkan agar semua pihak yang terlibat dalam Kopertais proaktif bersama-sama mengembangkan PTKIS salah satunya melalu Sertifikasi Dosen PTKIS yang angkanya masih jauh dari harapan.

“Saya sepenuhnya punya komitmen memperbaiki PTKIS, selama ini jatah serdos di Kemenag dengan Kemendikbud sangat berbeda jauh.

1600 Serdos tidak terserap oleh PTKIS karena Kopertais belum mendata dan melakukan pendaftaran serdos.

Pada momen ini mari sama-sama melaksanakan arahan Pak Menteri untuk menjauhi tindakan koruptif demi kemajuan PTKIS kita,” tutupnya.***

Editor : Gerry

Sumber Berita : Kemenag

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru