DN.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memangkas anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) hingga 69,5% di APBN 2026. Kamis (29/1/2026).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya menerima keputusan ini dan akan terus bekerja.
Pemprov Jabar diketahui memiliki piutang pemerintah pusat berupa DBH sebesar Rp1,22 triliun yang telah diakui Kementerian Keuangan.
Dedi menegaskan keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan di desa berhenti, tapi menjadi pemicu kreativitas aparat desa.
Pemprov Jabar akan membangun desa-desa, terutama infrastruktur, dan memberikan uang miliaran rupiah bagi desa-desa berprestasi.
Fokus pembangunan 2026 diarahkan pada penguatan infrastruktur strategis guna meningkatkan konektivitas dan ekonomi warga.
Proyek prioritas meliputi penyelesaian PJU terintegrasi, pembangunan jembatan besar, dan jembatan layang di beberapa lokasi.
“Ini proyek-proyek besar dan kami optimistis seluruhnya bisa dilaksanakan,” kata Dedi.***
Penulis : Redaksi