Deltanusantara.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar kunjungan delegasi Kamar Dagang Hainan. Selasa (9/12/2025).
Rombongan pengusaha dari Hainan, Shenzhen, Guangzhou, Hong Kong, serta perwakilan lembaga riset Tiongkok berkeliling kawasan pembangunan untuk menyaksikan langsung progres IKN dan menggali peluang investasi.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa IKN menargetkan penetapan sebagai ibu kota politik pada 2028. “Presiden akan mengumumkan ibu kota politik pada 2028.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Saat ini kami sedang menyiapkan kawasan legislatif dan yudikatif, serta melanjutkan pembangunan KIPP 1A, 1B, dan 1C hingga 2045,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Wakil Ketua Kamar Dagang Hainan Indonesia, Karmin, menyampaikan apresiasi atas kemajuan proyek.
“Delegasi kami terdiri dari pengusaha lintas wilayah dari Hainan, Shenzhen, hingga Guangzhou.
Investor China melihat IKN sangat potensial, terutama di sektor teknologi, manufaktur, furnitur, pariwisata, bahan bangunan, sanitasi, dan makanan,” kata Karmin pada Minggu, 7 Desember 2025.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Dialog interaktif antara calon investor dan jajaran Otorita IKN menghasilkan pembahasan tentang pasar prioritas, sektor unggulan, dan arah pembangunan jangka panjang.
Kehadiran perwakilan perusahaan furnitur, pencahayaan LED, produk olahraga, aluminium, serta ahli desain dan riset menegaskan minat luas dalam ekosistem IKN yang “hijau, modern, dan berkelanjutan”.
Otorita IKN menyambut baik antusiasme ini dan berharap pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kolaborasi strategis yang akan mempercepat transformasi ibu kota baru Indonesia.***
Penulis : Redaksi






