Dedi Mulyadi Usulkan Underpass di Pasteur, Solusi Atasi Kemacetan Pintu Masuk Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

 

DN.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan pembangunan underpass di kawasan Jalan Pasteur, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Pasteur, sebagai upaya mengurai kemacetan di pintu masuk Kota Bandung.

Usulan tersebut muncul karena tingkat kemacetan di kawasan itu dinilai semakin parah, terutama pada akhir pekan.

Persimpangan dengan lampu lalu lintas di lokasi tersebut kerap menjadi pemicu antrean panjang kendaraan.

Menurut Dedi, keberadaan traffic light di depan gerbang tol menyebabkan arus kendaraan dari arah tol menuju pusat kota tidak berjalan lancar, khususnya saat volume kendaraan meningkat.

“Setiap Jumat sampai Minggu, Bandung pasti macet di Pasteur. Problemnya ada perempatan dengan traffic light di depan gerbang tol.

Baca Juga:  Wajah Terbaru Jalan Pasteur, Pintu Gerbang Kota Bandung, Menuai Pujian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Kalau akhir pekan, antreannya panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).

Dengan pembangunan underpass, kendaraan dari arah tol diharapkan dapat langsung mengalir menuju pusat kota tanpa harus berhenti di lampu merah, sehingga kemacetan bisa berkurang secara signifikan.

Evaluasi Sistem Lampu Lalu Lintas

Selain pembangunan underpass, Dedi juga menyoroti pentingnya pembenahan sistem pengaturan lampu lalu lintas di seluruh wilayah Kota Bandung.

Ia menilai pengelolaannya saat ini belum optimal dan perlu evaluasi menyeluruh.

Dedi telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung dalam memperbaiki sistem tersebut.

Baca Juga:  Dinilai Gagal dalam Monev di Desa Bajeman, Camat Tragah Diam Seribu Bahasa 

“Saya sudah minta Bappeda koordinasi dengan Pemkot Bandung. Traffic light di Kota Bandung ini belum tertata dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan semakin kompleks karena masih terdapat lampu lalu lintas yang diatur secara manual, sehingga tidak mampu menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan secara dinamis.

Menurutnya, sebagai kota besar, Bandung seharusnya sudah menerapkan sistem lampu lalu lintas yang terintegrasi dan mampu merespons kondisi lalu lintas secara real time.

“Ini pusat kota, harus segera dikonektivitasikan supaya pengaturannya lebih efektif,” tambahnya.

Baca Juga:  Ramai Jadi Perbincangan Nama Alun-alun Puspa Wangi Diganti! Ini Penjelasan Bupati Lucky Hakim

Dedi juga menilai tidak semua wilayah membutuhkan lampu lalu lintas. Di beberapa titik dengan volume kendaraan rendah, keberadaan lampu merah justru dapat menghambat kelancaran arus kendaraan.

Ia mencontohkan pengalamannya saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, di mana pengurangan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan justru membuat arus kendaraan lebih lancar.

“Traffic light itu untuk mengatur kemacetan. Tapi di daerah dengan kendaraan sedikit, justru bisa menjadi penghambat,” jelasnya.

Ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan dan keterhubungan lampu lalu lintas di Kota Bandung, agar arus kendaraan lebih lancar dan tidak menumpuk di titik-titik tertentu.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru