DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tidak lagi memberikan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) untuk sekolah-sekolah SMA/SMK swasta di Jabar. Kamis (29/1/2026).
Sebagai penggantinya, Pemprov Jabar mengalokasikan beasiswa bagi siswa tidak mampu sebesar Rp218 miliar.
Ketua Komisi 5 DPRD Jabar, Yomanius Untung, mengatakan bahwa konsekuensi dari bergantinya BPMU menjadi beasiswa bagi siswa miskin berdampak pada berkurangnya anggaran dari Rp600 miliar menjadi hanya Rp218 miliar.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
“Konsekuensinya tidak hanya perubahan nama dari BPMU menjadi beasiswa siswa tidak mampu, tapi alokasi juga berkurang, karena kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk mengalokasikan dalam bentuk BPMU seperti dulu,” katanya.
Namun demikian Untung berharap agar BPMU dapat kembali dianggarkan pada APBD 2026.
“Ke depan, kami akan kembali mendorong reaktivasi BPMU, itu perlu karena sebagian besar sekolah Swasta itu dalam kondisi tidak stabil dari sisi keuangan, makanya kami akan dorong di tahun depan,” ucapnya.***
Penulis : Redaksi






