BMKG: Kondisi Panas di Indonesia Bukan Gelombang Panas, Melainkan Peningkatan Suhu Udara

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG menyatakan fenomena yang terjadi saat ini bukan gelombang panas, melainkan peningkatan suhu udara.

BMKG menyatakan fenomena yang terjadi saat ini bukan gelombang panas, melainkan peningkatan suhu udara.

DN.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa cuaca panas yang sedang dialami sebagian besar masyarakat Indonesia bukanlah gelombang panas (heatwave).

“Fenomena yang terjadi saat ini bukan gelombang panas, melainkan peningkatan suhu udara,” ujar Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani. Rabu (18/3/2026).

Dia menjelaskan bahwa kenaikan suhu masih dalam batas wajar karena Indonesia termasuk wilayah tropis.

Gelombang panas umumnya terjadi di wilayah subtropis dengan suhu sangat tinggi yang berlangsung beberapa hari berturut-turut.

“Sementara di Indonesia variasi suhu relatif kecil dan pembentukan awan serta hujan masih cukup sering terjadi,” ucap Andri.

Pada periode Maret hingga Mei, suhu udara cenderung terasa lebih panas, dipengaruhi oleh posisi matahari yang berada di sekitar ekuator, berkurangnya tutupan awan pada siang hari, serta angin yang relatif lemah sehingga pemanasan permukaan menjadi lebih optimal.

Di wilayah perkotaan, panas terasa lebih intens akibat fenomena urban heat island, yang membuat kawasan terbangun menyimpan panas lebih lama.

Menurut BMKG, kondisi cuaca panas pada siang hari diperkirakan masih berlangsung beberapa waktu ke depan, terutama saat tutupan awan berkurang. Namun, potensi hujan lokal masih dapat terjadi pada siang hingga sore hari.

“Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum, mengurangi aktivitas di bawah sinar matahari pada siang hari, serta terus memantau informasi cuaca resmi karena kondisi atmosfer saat ini masih dinamis,” jelas dia.

Pada 12-15 Maret 2026, BMKG mencatat suhu tinggi di beberapa wilayah: Jawa Timur (35 derajat Celsius), Jawa Barat (37,2 derajat Celsius), Kalimantan (36,4 derajat Celsius), dan Banten (36,2 derajat Celsius).

Peningkatan suhu terjadi seiring dengan pergeseran distribusi hujan ke wilayah Indonesia bagian timur, sehingga beberapa wilayah lain memiliki tutupan awan lebih sedikit dan penerimaan radiasi matahari lebih optimal.

Hal ini ditandai oleh anomali Outgoing Longwave Radiation positif yang menunjukkan pertumbuhan awan minim, serta gerak semu tahunan matahari yang semakin mendekati ekuator.

Berdasarkan perkiraan 17-23 Maret 2026, cuaca Indonesia umumnya didominasi hujan ringan sampai sedang.

Beberapa provinsi perlu mengantisipasi hujan dengan intensitas sedang-lebat, antara lain Aceh, seluruh provinsi di Sumatera, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, seluruh provinsi di Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit
Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar
KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara
Menggabungkan Perencanaan dan Eksekusi: Ujian Besar Proyek Kereta Api Era Prabowo
Kabar Baik! Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rincian Besaran dan Ketentuannya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader

Kamis, 23 April 2026 - 21:42 WIB

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:38 WIB

Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit

Selasa, 21 April 2026 - 21:13 WIB

Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 20:05 WIB

KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB